Geger, Wanita Slovakia Tewas di Kontrakan Diduga Dibunuh

0
566
OLAH TKP : Tim Inafis melakukan olah TKP rumah kontrakan Andriana Simeonova yang tewas diduga dibunuh.

DENPASAR – Wanita asal Slovakia, Andriana Simeonova (29) ditemukan tewas di rumah kontrakannya Jalan Pengiasan III nomor 88 Sanur, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (20/1/2021) pukul 09.00 WITA. Selesai olah TKP, polisi mendalami pemeriksaan salah seorang pria berinisial LP yang kabarnya mantan kekasih korban.

Informasi yang dihimpun, jasad Andriana kali pertama ditemukan Akbar Natsir (33). Sehari sebelumnya, saksi chatting korban, tapi tidak dibalas. Kemudian, ia mendatangi TKP dan memanggil-manggil korban dari luar. “Karena tidak ada jawaban, saksi pun penasaran kemudian membuka gerbang yang tidak terkunci,”kata sumber petugas.

Dalam rumah, Akbar kembali memangggil-manggil korban. Nah, saat melintas depan dapur, saksi kaget melihat temannya itu terlentang di lantai dengan posisi kepala mengarah ke utara. Ia bergegas keluar meminta tolong dan warga melaporkan adanya kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Selatan. “Berdasarkan hasil visum, ada luka di leher korban diduga akibat tusukan,” ungkap seorang petugas.

Pada Senin (18/1/2021) sekira pukul 16.30 WITA, almarhum sempat datang ke rumah saksi di Jalan Gumitir bermaksud mengajak jalan-jalan di Pantai Biang. Saat itu, ia curhat pernah pacaran dengan seorang laki – laki berinisial LP asal Papua. Mereka menjalin hubungan selama tiga tahun, tapi akhirnya minta putus karena alasan LP suka minum alkohol. “Korban minta putus tiga minggu lalu, tapi lakinya tidak mau dan masih tetap menghubunginya,”ujarnya.

Sementara, Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab tewasnya Andriana Simeonova. Perwira melati tiga ini mengiyakan ada seorang pria sedang didalami keterangannya. “Pemeriksaan terhadap yang bersangkutan masih didalami termasuk rencana pemeriksaan kejiwaannya,”ujarnya. Apakah menguat ke pembunuhan ? “Tentunya harus mengumpulkan bukti-bukti dulu,”tandas Kapolresta. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here