Diduga Sunat Hibah PEN Pariwisata, Pejabat Buleleng Diperiksa Kejati Bali

0
2129
ilustrasi.

BULELENG- Adanya dugaan penyunatan dana hibah pariwisata, disikapi serius Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Selain melakukan pengumpulan data informasi, tim Kejati Bali juga telah meminta keterangan kalau tidak mau disebut memeriksa sejumlah penjabat terkait di Pemkab Buleleng.

Sejumlah pejabat yang diperiksa antara lain penjabat Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Buleleng, Made Sudama Diana dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (KaBPKPD) Kabupaten Buleleng Gede Sugiarta Widiada. Dua pejabat tersebut diperiksa terkait dugaan adanya pemotongan bantuan dana Hibah PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) Industri Pariwisata yang dikucurkan untuk pemulihan ekonomi dimasa Pandemi Covid-19.

Dikonfirmasi disela-sela pemeriksaan, Selasa (19/1/2021) Kasintel Kejaksaan Negeri Buleleng, Anak Agung Ngurah Jayalantara tidak menampik adanya pemeriksaan sejumlah pejabat Pemkab Buleleng terkait penyaluran Dana Hibah PEN Industri Pariwisata tersebut.

“Ya, Tim Kejati Bali meminjam tempat untuk minta keterangan kepada sejumlah pejabat, soal materinya maaf bukan kewenangan kami untuk menjelaskan,” tandasnya.

Dari sejumlah nama pejabat yang diundang untuk memberi keterangan kepada Tim Kejati Bali, antara lain Kadispar Buleleng Made Sudama Diana, Kepala BPKPD Kabupaten Buleleng Gede Sugiarta Widiada mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Sementara sejumlah pelaku pariwisata, sudah diperiksa sebelumnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here