Cegah Penyebaran Covid, Tim Yustisi Siap ‘Gedor’ Desa

0
83
Ilustrasi-Jaga-Jarak (ist)

TABANAN – Munculnya klaster keluarga karena ada kegiatan adat dalam penyebaran covid-19 Tabanan, menjadi perhatian Satgas Penanganan covid-19 Tabanan. Kini tim yustisi semakin menggencarkan penertiban pelaksanaan protokol kesehatan. Tidak hanya di kota, tim yustisi rencananya juga akan pendisiplinan menyasar sampai ke pelosok desa. Ini terkait dengan mulai diberlakukannya pembatasan kegiatan masyarakat, mulai 11-25 Januari mendatang sesuai SE Bupati nomor 517/120/BPBD tertanggal 8 januari 2021.

Kasatpol PP Tabanan, I Wayan Sarba mengatakan, pihaknya akan segera merapatkan tim untuk merancang kegiatan operasi yustisi lebih masif lagi. Hal ini untuk menindaklanjuti SE Bupati Tabanan terkait dengan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).

“Jangkauan pengawasan diperluas, kami akan sasar sampai pelosok desa kalau dibutuhkan, karena disinyalir klaster upacara adat picu lonjakan kasus baru positif Covid-19,” katanya, Minggu (10/1/2021).

Dikatakan, Satgas Covid Tabanan telah mengundang MDA dan perwakilan bendesa adat, untuk memperketat lagi protokol kesehatan khususnya terkait dengan pembatasan jumlah saat ada kegiatan adat ataupun yadnya.

“Harus berani tegas dan berikan sanksi jika memang kedapatan melanggar, anggota intel kami juga akan terus mengawasi, jika ada yang melanggar mohon maaf akan kita datangi,” tegasnya.

Menurut Sarba, minimal sebelum ada kegiatan upacara atau yadnya, aparat desa paling tidak sudah menegaskan kembali aturan penanganan covid-19 salah satunya pembatasan kerumunan. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here