Konsumsi dan Edarkan Tembakau Gorilas Diciduk Polisi

0
112
Kasat Res Narkoba didampingi Kasubag Humas perlihatkan tersangka dan barang bukti tembakau gorilas yang berhasil disita

TABANAN – Jajaran Sat Res Narkoba Polres Tabanan mengamankan empat tersangka pengguna sekaligus pengedar narkoba jenis tembakau gorilas. Mirisnya keempat pelaku adalah pelajar atau mahasiswa. Bahkan salah satunya masih dibawah umur. Tiga dari empat tersangka juga sebagai pengedar. Ketiga tersangka dibeber Kasat Res Narkoba Polres Tabanan  AKP I Gede Sudiarna Putra didampingi Kasubbag Humas Polres Tabanan IPTU I Nyoman Subagia di halaman Mapolres Tabanan, Senin (28/12/2020).

Kasat Res Narkoba AKP Sudiarna Putra menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari  penangkapan terhadap RR (17) dan MRR(18) di depan sebuah bengkel aksesoris mobil jalan Ahmad Yani, Kediri, Senin (14/12/2020) pukul 22.30. dari tangan keduanya petugas mengamankan Narkoba jenis tembakau gorilas sebanyak 10 linting seberat 1,26 gram bruto atau 0,56 gram netto. Keduanya merupakan pelajar asal Denpasar Barat dan Denpasar Utara. Sepuluh linting tembakau gorilas tersebut disimpan dalam pembungkus rokok.

“Awalnya kami mengadakan dua tersangka di depan sebuah bengkel aksesoris mobil di wilayah Banjar Anyar, Kediri. Keduanya pemakai sekaligus pengedar,” jelas AKP Sudiarna Putra.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku mendapatkan tembakau gorilas tersebut dari  bandar bernama Randy Raditya alias Randy (18) beralamat di Jalan padang Gang padang II, Tegal Kertha, Monang maning, Denpasar Barat. Petugas langsung bergerak menuju alamat Randy. Selasa (15/12/2020) sekitar pukul 00.05 WITA petugas di lokasi Randy kost. Saat itu Randy sedang bermain di tempat rekannya Ellen Adhi Pratama alias Ellen (20) dan sedang terjadi transaksi. Keduanya kemudian dimainkan. Dari tangan Ellen, petugas mendapatkan tiga linting tembakau gorilas yang dibeli dari Randy seharga Rp 250 ribu.

Kemudian petugas langsung mengajak tersangka Randy ke kamar kosnya. Dari kamar kost Randy, petugas mengamankan lima linting tembakau gorilas seberat 2, 06 gram bruto atau 1,52 gram netto yang disimpan di wadah rokok dari besi. Selain itu juga diamankan barang bukti lainnya. Keempat tersangka selanjutnya digelandang ke Mapolres Tabanan untuk diperiksa intensif.

“Satu tersangka  (PR) karena masih dibawah umur, tidak kami hadirkan, namun tetap kami tahan dan saat pemeriksaan didampingi orang tuanya,” jelas Mantan Kasat Res Narkoba Polres Bangli ini.

Dari pemeriksaan tersebut diketahui kalau PR, MRR dan Randy pemakai sekaligus pengedar tembakau gorilas. Keempat tersangka diancam dengan pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun dan denda maksimal Rp 8 Miliar.

“Kasusnya masih terus kami kembangkan,” pungkasnya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here