Cegah Klaster Baru, Satgas Covid-19 Hentikan Mahakarya Kutus-Kutus

0
370

Surat Satgas hentikan mahakarya kutus-kutus


BULELENG – Adanya keluhan masyarakat terhadap kegiatan ‘Mahakarya Kutus-Kutus’ yang dilaksanakan PT. Kutus-Kutus Herbal, mendapat perhatian khusus Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Covid-19 Kabupaten Buleleng. Selain mengapresiasi keluhan masyarakat, penghentian kegiatan hiburan berupa pegelaran musik juga dilakukan untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19.

“Pengehentian kegiatan ini dilakukan karena adanya respon yang kurang baik dari masyarakat setempat,” tandas Sekretaris Satgas-PP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Sabtu (12/12/2020) usai menutup Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Buleleng Tahun 2020 di Wantilan Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng.


Suyasa yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng menegaskan, pada hari Jumat (11/12/2020) kegiatan internal yang digelar PT. Kutus Kutus Herbal sempat berlangsung. Namun karena ada respon publik yang kurang baik, maka kegiatan yang dapat memicu kerumunan terpaksa dihentikan.

“Meskipun pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) dalam kegiatan sudah dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.

Karena, sesuai dengan hasil rapat panitia dengan Satgas Covid-19, apabila terjadi respon yang kurang baik dari masyarakat, maka kegiatan tersebut harus dihentikan.

“Kesimpulannya supaya kegiatan malam ini ditiadakan. Silahkan mengalihkan kegiatan, pada kegiatan lain yang tidak menimbulkan kerumunan,” tegasnya.


Surat keterangan yang dikeluarkan Satgas-PP Covid-19 Kabupaten Buleleng, kata Suyasa, didasarkan pada hasil rapat koordinasi yang melibatkan aparat penegak hukum dan penyelenggara. Dalam surat keterangan, juga secara jelas dipaparkan bagaimana prokes sudah dijalankan dengan sebaik mungkin dimana yang datang pada kegiatan tersebut diatur sedemikian rupa.

“Mulai dari jarak yang ditentukan dengan menggunakan tikar dengan jarak dua meter pada halaman luas,” jelasnya.

Bahkan, tim Satgas Covid-19 Buleleng sudah turun ke lapangan, memantau dan mengukur berapa meter persegi luas tempat serta berapa kapasitas yang bisa ditampungnya.

“Itu sudah dilakukan termasuk juga pengawasan oleh TNI dan Satpol PP,” tandasnya.

Cegah Klaster Baru, Satgas Covid-19 Hentikan mahakarya kutus-kutus


Berdasarkan hasil pengecekan terhadap kewajiban dari panitia menerapkan protokol kesehatan (Prokes), lanjut Suyasa, dari penyiapan tempat cuci tangan yang disiapkan, pengukuran suhu tubuh terhadap para peserta yang datang dan wajib pakai masker, sudah dijalankan. Bahkan yang paling berat, menjaga jarak antar peserta sejauh 2 meter, juga sudah dilakukan panitia penyelenggara dengan cara menggelar tikar untuk masing-masing peserta. Termasuk, membagi peserta menjadi dua untuk mengurangi kerumunan peserta yang berjumlah lebih dari 400 orang.mahakarya

“Kita melihat bahwa ada itikad dari panitia penyelenggara untuk menjalankan prokes. Maka, Bapak Bupati berani memberikan izin,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here