
TABANAN – Setelah lama ditunggu, hibah pariwisata tahap pertama sudah cair. Dana hibah pariwisata untuk akomodasi pariwisata (hotel dan restauran) dan desa wisata sudah mulai dicairkan oleh Pemkab Tabanan, Senin (30/11/2020) ditandai dengan penyerahan simbolis bagi penerima hibah pariwisata tersebut dilakukan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan, I Gede Susila seusai peringatan HUT ke 527 Kota Tabanan. Total ada 16 akomodasi pariwisata dan 24 Desa Wisata di Tabanan yang sudah memperoleh hibah. Sisanya akan dilaksanakan secara bertahap.
Kepala Dinas Pariwisata Tabanan, I Gede Sukanada mengatakan, dana hibah pariwisata untuk akomodasi pariwisata dan desa wisata di Tabanan sudah mulai dicairkan per hari ini Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) ke rekening masing-masing penerima. Dikatakan, transfer dari pusat ke kas daerah pada Kamis (26/11/2020) lalu. Pihaknya langsung menindaklanjuti dengan melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Jumat (27/11/2020).
“Tadi Pak Sekda secara simbolis sudah menyerahkan ke penerima hibah, kemudian Bakeuda yang mentransfer dananya. Total ada 16 akomodasi pariwisata (12 hotel dan 4 restoran) dan 24 desa wisata yang dicairkan di tahap awal ini. Jumlahnya bervariasi untuk akomodasi dan untuk Desa Wisata merata mendapatkan Rp 75,5 Juta,” jelas Sukanada.
Dia melanjutkan, pencairannya sendiri dilakukan secara bertahap karena dana yang ditransfer pusat ke kas daerah baru 50 persen atau Rp 3.7 Miliar dari total 7,44 Miliar. Dengan rincian desa wisata sekitar Rp 1,8 Miliar dan akomodasi pariwisata sekitar Rp 1,9 Miliar. Sembari menunggu transfer sisanya dari pusat, kini pihak Dinas Pariwisata juga sedang berproses dalam hal NPHD tahap selanjutnya.
“Akomodasi pariwisata yang memperoleh duluan yang persyaratannya sudah lengkap. Kemudian untuk sisanya masih menunggu transfer pusat dan sedang berproses,” katanya.
Disinggung mengenai kapan rencana pencairan tahap selanjutnya, Sukanada menegaskan ketika dana dari pusat telah ditransfer akan langsung disalurkan ke penerima lewat Bakeuda Tabanan.
“Ketika nanti dana dari pusat sudah ditransfer ke kas daerah, kami bersama Bakeuda pasti langsung eksekusi,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bakeuda Tabanan, Dewa Ayu Sri Budiarti menyebutkan, pencairan sudah dilakukan Senin (30/11) ke masing-masing rekening penerima dana hibah tersebut. Jumlah total penerima sebanyak 40 rekening dengan rincian 24 Desa Wisata dan 16 Akomodasi Pariwisata sesuai dengan jumlah yang diberikan Dinas Pariwisata.
“Total seluruhnya sebanyak 153 akomodasi pariwisata, sisanya tinggal menunggu dana dari pusat, tahap pertama sudah dicairkan,” ungkapnya. (jon)








