
BULELENG – Masih adanya oknum masyarakat yang belum taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, memicu peningkatan kasus konfirmasi atau positif terinfeksi Covid-19. Sesuai laporan Tim Medis Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Pandemi Covid-19 Kabupaten Buleleng, terjadi lonjakan kasus konfirmasi sebanyak 22 orang, sementara pasien dinyatakan sembuh sebanyak 1 orang.
“Satu orang pasien sembuh tersebut berasal Kecamatan Tejakula,” ungkap Jubir Satgas-PP Covid-19 Buleleng, Ketut Suweca, Minggu (29/11/2020) saat menggeber data terkini penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng.
Sesuai data dan informasi Tim Medis Satgas-PP Covid-19, kata Suweca yang juga Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Buleleng, kasus terkonfirmasi berasal dari Kecamatan Buleleng 10 orang, Sukasada 3 orang, Seririt 4 orang, Gerokgak 1 orang dan Sawan 4 orang.
“Dengan adanya penambahan kasus konfirmasi tersebut, maka jumlah pasien dalam perawatan menjadi 41 orang,” jelas Suweca seraya menguraikan sebanyak 5 orang menjalani isolasi di RSUD Buleleng, RS BaliMed 6 orang, RS Karya Dharma Usada 8 orang, RS Kerta Usada 4 orang, Bapelkes 1 orang, Hotel Vasini 16 orang dan isolasi mandiri 1 orang.
Terkait akumulasi jumlah kasus konfirmasi, Suweca menyebutkan sampai dengan Minggu (29/11/2020) tercatat sebanyak 1.148 orang. Dengan rincian, sebanyak 1.049 orang sembuh, 58 meninggal dunia, 24 menjalani isolasi di Buleleng dan 17 isolasi diluar Buleleng. Kumulatif Kasus Suspek sebanyak 1.427 orang, dengan rincian 574 Suspek Konfirmasi, 782 Discarded, 15 Masih dipantau dan 56 Probable. Kumulatif Kontak Erat sebanyak 7.370 orang, dengan rincian sebanyak 348 orang Kontak Erat Konfirmasi, 6.648 Discarded dan 99 orang isolasi terpusat/mandiri.
“Kasus kontak erat menjadi Suspek sebanyak 275 orang dan Konfirmasi Non Suspek atau Kontak Erat sebanyak 226 orang,” pungkasnya. (kar)








