
Nahkoda dan 8 ABK KM Cahaya Berlian dievakuasi ke Mapolsek Tejakula
BULELENG – Musibah kebakaran menimpa Kapal Motor (KM) berlambung Cahaya Berlian saat melintas di Perairan Laut Desa/Kecamatan Tejakula, Sabtu (28/11/2020) sekitar pukul 14.00 Wita. Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran yang diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik tersebut mengakibatkan Nahkoda dan 8 orang anak buah kapal (ABK) sempat terdampar.
“Musibah kebakaran kapal pengangkut barang klontong dari Surabaya ke Bima NTB ini diketahui pertama kali dan langsung dilaporkan saksi, Ketut Suyasa (30) asal Banjar Dinas Tegal Sumaga Desa Tejakula saat melaut mencari ikan,” ungkap Kapolsek Tejakula AKP I Nyoman Adika, Sabtu (28/11/2020) usai evakuasi korban kapal terbakar ke Mapolsek Tejakula.
Seijin Kapolres AKBP I Made Sinar Subawa,mantan Wakapolsek Sawan ini memaparkan dari keterangan saksi dan hasil penyelidikan musibah kebakaran yang menimpa KM Cahaya Berlian ini terjadi saat kapal pengangkut barang klontong berlayar dari Surabaya menuju Bima.
“Berangkat dari Surabaya dua hari yang lalu menuju ke Bima ( NTB ), namun dalam perjalanan dan tiba di Perairan Laut Sambirenteng Kecamatan Tejakula, bagian kelistrikan mengalami korsleting sehingga mengakibatkan kapal terbakar. Nakhoda dan ABK berusaha untuk memadamkan api, namun tidak bisa dipadamkan,” terangnya.
Beruntung, saksi yang sedang mencari ikan di sekitar lokasi kejadian melihat musibah kebakaran kapal tersebut dan cepat melapor ke Polsek Tejakula.
Menindaklanjuti laporan saksi tersebut, kata Kapolsek Adika, Tim Opsnal Polsek Tejakula bersama sejumlah nelayan langsung melakukan upaya evakuasi menyelamatkan Nahkoda dan ABK ditengah laut.
“Tidak ada korban jiwa pada musibah kebakaran kapal ini, Nahkoda dan 8 ABK dapat diselamatkan, sementara kapal dan barang klontong ludes terbakar,” tandasnya.
Saat ini, Hidawan (42) selaku Nahkoda dan 8 ABK masing-masing Amar Amruf (21), Arifudin (34), Suhardin (32), Syahril Ramadhan (26), Andri (32), Masdan (46), Erfan (18) dan Muksin (21), semuanya beralamat Bima-NTB dalam kondisi selamat.
“Nahkoda dan ABK sudah dievakuasi dan menunggu keberangkatan ke daerah asal,” pungkasnya.(kar)








