
DENPASAR – Kesadaran pengguna kawasan olahraga di kawasan lapangan sepakbola Kompyang Sujana nampaknya masih ada saja yang sagat kurang bahkan tidak ada. Terbukti peralatan latihan Pengkot Perpani Denpasar yakni bantalan panahan rusak termasuk besi penyangganya, yang terletak di bagian timur lapangan Kompyang Sujana.
Diduga dua bantalan dan beberapa besi penyangga harus patah dan berantakan. Diduga semua peralatan itu rusak karena ditabrak oleh oknum tak bertanggung jawab yakni okum yang belajar menyetir mobil.
“Dugaan kami memang ditabrak oknum tak bertanggung jawab saat belajar menyetir mobil. Padahal di sana sudah ada pemberitahuan jika latihan setir mobil tidak boleh di kawasan Kompyang Sujana. Ini jelas oknum tak bertanggung jawab tersebut tidak punya etika dan tidak paham dengan kawasan olahraga yang tidak bisa digunakan untuk aktivitas di luar olahraga,” keluh Wakil Ketua III Pengkot Perpani Denpasar, Amunanto Abdullah, Selasa (17/11/2020).
Kejadian tersebut sangat disesalkan karena alat-alat tersebut rutin digunakan latihan rutin baik klub panahan dibawah Perpani Denpasar atau latihan rutin bersama para atlet Denpasar. Karena kondisi tersebut menjadi kendala tersendiri.
“Anehnya bantalan dan besi penyangga itu kami taruh mepet atau kami sandarkan di tembok timur tempat latihan di sebelah timur lapangan Kompyang Sujana, tapi tetap kena tabrak. Hal itu sangat mengecewakan kami,” pungkasnya. (ari)








