Seleksi Terbuka JPTP di Klungkung, Kursi Kadis PU Paling Empuk

0
404
Ketua Panitia Selekai Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Gede Putu Winastra

KLUNGKUNG-Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali membuka lelang jabatan secara terbuka. Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) ini meliputi posisi kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, diikuti empat pelamar yakni, I Wayan Mustika (Diskop), Ni Ketut Suartini (Dinas Pertanian), AA Raka Arnawa ( Dinas Pertanian), Dewa Ketut Sueta Negara (Inspektorat).

Posisi kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) juga diperebutkan oleh empat pelamar, Ketut Sukiana (DLHP), Ketut Suadnyana (Humas), Made Sumiarta (Kabag Umun) dan Ida Bagus Wirawan Adiputra (Kabag Pengadaan Barang dan Jasa).

Sementara kursi kepala Dinas PU nampak paling empuk, karena paling diminati, pelamarnya sebanyak lima orang. Mereka yang memburu kursi kepala Dinas PU, rata rata punya pengalaman pernah bertugas di Dinas PU, seperti Made Jati Laksana, Ketut Susanta,Gusti Gede Gunarta. Dua pelamar lainnya merupakan pendatang baru yakni, Gusti Ngurah Made Suarba dan Ketut Wirya Santosa.

Untuk kursi kepala Dinas Pendidikan, diperebutkan oleh empat pelamar yakni, Ketut Sujana (sekretaris Disdik),Ketut Budiarta (kabid di Disdik), Nyoman Sidang (sekretaris Bappeda), Ni Made Sulistiawati (Kabag Hukum).

“Karena jumlah pelamar di masing-masing formasi sudah memenuhi syarat, proses selanjutnya bisa dilanjutkan dengan seleksi administrasi,” tandas Ketua Panitia Seleksi Gede Putu Winastra yang juga sekda Klungkung ini, Jumat (13/11/2020).

Hasil seleksi administrasi bakal diumumkan Senin (16/11/2020). Usai seleksi adminitrasi bakal dilanjutkan dengan tes, meliputi tes kompetensi manajerial dan sosio kultural, presentasi makalah. Dari sekian pelamar di masing-masing formasi bakal dicari tiga nama terbaik untuk dimohonkan rekomendasi dari Komisi ASN. Selanjutnya nasib mereka ditentukan oleh bupati,siapa yang pantas menduduki jabatan strategis tersebut.

Berangkat dari pengalaman seleksi JPTP sebelumnya, mereka yang menempati rangking pertama belum jaminan bisa dipilih bupati sebagai kepala dinas. Buktinya, posisi kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, pada seleksi sebelumnya, nama I Dewa Ketut Sueta Negara yang menempati posisi teratas harus terlempar. Bupati I Nyoman Suwirta
lebih memilih Gusti Agung Putra Mahajaya sebagai kepala dinas, meskipun Gusti Agung Putra Mahajaya menempati posisi rangking dua. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here