Bupati Suwirta Minta Pedagang Buah dan Pedagang Bawang Taat Aturan

0
54
Bupati I Nyoman Suwirta memberikan arahan kepada pedagang bawang dan pedagang buah

KLUNGKUNG- Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memberikan sosialisasi dan arahan kepada pedagang buah dan pedagang bawang yang mempunyai toko diluar Pasar Umum Galiran Klungkung.

Pedagang dikumpulkan Kegiatan di Terminal Pasar Galiran Klungkung, Rabu (4/11/2020). Dalam sosiaslisasi tersebut hadir pula Sekda Klungkung Gde Putu Winastra, serta para OPD terkait.

Suwirta menghimbau kepada para pedagang yang punya toko dan berjualan di Klungkung harus  taat dengan aturan yang ada, mengurus ijin, menjaga ketertiban, menjaga kebersihan serta mentaati Peraturan Bupati dan Perda yang ada. Bupati mengaku mendapat banyak keluhan dari pedagang yang berjualan didalam pasar, karena ada pedagang bermobil yang mengecer dagangannya di luar pasar sehingga di dalam pasar menjadi sepi pembeli.

Selain itu, pedagang di luar pasar tidak kena retribusi sedangkan pedagang pasar kena retribusi dari Pemerintah Daerah dan perannya lebih besar dalam pembangunan di Kabupaten Klungkung.

Kata Suwirta, kedepan peraturan akan diperketat kepada pedagang grosir dan pedagang eceran. “Kalau tidak dipertegas takutnya nanti semua orang mengikuti hal tersebut berjualan dan mengecer dipingir jalan,” kata Bupati Suwirta.

Selain di luar Pasar Galiran,  pedagang buah disepanjang Jalan Puputan juga dihimbau agar menjaga ketertiban, karena sering dilihat terjadi kemacetan akibat bongkar muat buah oleh truk yang menutup sebagian badan jalan raya yang dilalui oleh masyarakat umum.

“Apabila dibiarkan seperti ini, nanti hari raya seperti Galungan dan hari raya besar Hindu akan membuat arus lalu lintas di sepanjang jalan tersebut menjadi semrawut,” ujar orang nomor satu di Pemkab Klungkung ini. Selain ketertiban, para pedagang diminta untuk tidak memainkan harga yang memang sudah ada dipasaran.

“Jaga ketertiban, taat ijin, bikin persaingan harga yang sehat, jualan yang wajar jangan  menjual dibawah harga normal,” imbuh Suwirta. Pihaknya juga menegaskan untuk  tempat bongkar muat sudah ditetapkan di terminal Klungkung.

“Jangan di jalan-jalan, apabila ada toko yang melanggar peraturan tersebut segera tutup toko tersebut. Agar kedepan semua peraturan di Kabupaten Klungkung harus ditaati,” tegas bupati asal Ceningan, Nusa Penida ini.

Sekda Klungkung Gde Putu Winastra menyampaikan pedagang bawang dan pedagang buah yang diundang berjumlah 52 pedagang tetapi yang hadir hanya 33 pedagang. Imbuh Winastra dalam sosilasisasi tersebut para pedagang diminta untuk mengikuti aturan yang berlaku di Kabupaten Klungkung dan mengikuti visi misi dari Bupati Klungkung dalam membangun perekonomian di Klungkung. (yan/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here