
GIANYAR – Balai Piyasan di rumah Nyoman Rame (60) di Banjar Tusan, Blahbatuh, Gianyar, terbakar, Kamis (22/10/2020). Sumber api diduga berasal dari dupa yang dipakai sembahyang dan kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Saat kejadian sekira pukul 14.00 Wita, di TKP hanya ada Ni Nyoman Nerti (60). Istri Nyoman Rame itu kaget dan panik dengan munculnya kepulan asap dari balai piyasan. “ Tiyang (saya) mau ambil air ke kamar mandi tapi api makin besar,”ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Beberapa orang warga awalnya mengira ada membakar sampah. Setelah dicek, ternyata kepulasan asap berasal dari balai piyasan di rumah Nyoman Rame (60) yang sehari-harinya berjualan loloh tibah (mengkudu).
Warga memadamkan kobaran si jago merah menggunakan peralatan seadanya sampai akhirnya api berhasil dijinakkan petugas damkar. ” Ada dua mobil pemadam yang dikerahkan kelokasi ” ujar Kasat Pol PP dan Damkar Gianyar Made Watha.
Sementara, Nyoman Rame (60) yang tiba di rumah setelah api padam hanya bisa meratapi balai piyasannya rusak akibat dilalap api. Ia mengaku mengalami kerugian sekira Rp 200 juta (jay)








