Pemuda Depresi Akibat Pandemi Bakar Warung dan Mobil

0
112
DIVONIS :Ahmad Baihaqi dijatuhi vonis 4 tahun penjara.

DENPASAR – Depresi karena statusnya dirumahkan akibat pandemi Covid-19,  Ahmad Baihaqi (25) yang sebelumnya bekerja di sebuah toko nekat membakar mobil dan warung di tujuh tempat.

Akibat perbuatannya, majelis hakim diketuai Hari Supriyanto  menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara dalam sidang daring di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu  (14/10/2020). Hukuman itu  lebih ringan setahun dari tuntutan jaksa I Made Santiawan.

Hakim menilai terdakwa asal Banyuwangi, Jawa Timur itu bersalah melakukan tindakan yang meresahkan dan merugikan orang lain sebagaimana tertuang dalam hukum pidana Pasal 187 ayat (1) KUHP, yang melakukan pembakaran mulai dari mobil hingga warung di 7 TKP.

Terdakwa melakukan perbuatannya, Senin (29/6/2020) sekira pukul 04.30 Wita di Jalan Gunung Karang, Gang Kubu Padi, Monang Maning,  Denpasar.  Ia membakar terpal yang membungkus mobil Xenia DK 1182 FG milik Beni Setio Budi yang pakir di sebuah tanah kosong. Setelah itu, terdakwa kemudian pergi kearah barat dengan menggunakan sepeda gayung warna hitam.

Kemudian, terdakwa berhenti di pertigaan Gang Mirah Hati, Denpasar  karena melihat ada terpal menutupi sebuah warung. Terdakwa mengulangi aksi dengan membakar terpal warung tersebut.  Saat aksinya ini dilihat warga, terdakwa langsung kabur ke arah selatan. “Akibat perbuatan terdakwa, saksi Beni Setio Budi mengalami kerugian kurang lebih Rp 50.000.000,” ujar Jaksa Santiawan.

Dalam keterangan dipersidangan, terdakwa dengan enteng mengaku, bukan hanya kali ini saja melakukan aksi pembakaran. Terakhir pada Kamis, 25 Juni 2020 sekira jam 05.00 wita aksi serupa juga dilakukan di di Jalam MT. Hariono Denpasar. “Saat itu terdakwa terpal penutup rolling door toko sepatu. Dari pengakuannya dia mengaku  sudah melakukan aksi pembakaran sebanyak tujuh lokasi,”  jelas Jaksa Santiawan. (wat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here