Kelian Bukian Kawan Gantung Diri, Statusnya Bikin Merinding

0
183
GANTUNG DIRI : Jenazah Made Yudana di RS Payangan, Gianyar.

GIANYAR – Perbekel Desa Bukian I Made Junartha syok melihat Made Yudana (48) tak bernyawa di sebuah gubug, Rabu (14/10/2020).  Almarhum yang merupakan Kepala Dusun Bukian Kawan, Kecamatan Payangan, Gianyar, gantung diri dan motifnya masih dalam penyelidikan polisi.

Ketahuannya setelah Perbekel I Made Junartha curiga dengan postingan status almarhum di media sosial. Setelah dicari, saksi menemukan korban dalam kondisi menggantung dengan leher terjerat tali di sebuah gubuk di tengah sawah. Ia sempat dibawa ke RS Payangan tapi dokter menyatakan Yudana sudah meninggal.

Di Facebook, Yudana menuliskan ucapkan terima kasih kepada Bupati dan DPRD. Almarhum juga meminta maaf kepada kerabat dan meminta mengantarkannya ke kuburan. “Pak Mekel, tyang minta maaf dengan kejadian ini. Tyang takkan diam yang bikin tyang begini. Tolong anak tyang kasih pekerjaan,”tulisnya.

“Titip salam sama bapak bupati. Sudah banyak sekali membantu, begitu juga DPR. Ada yang terus gugul tyang (diganggu-red). Tyang nunas suksema. DPR ajak kedua (Dua anggota DPRD-red) tyang titip anak tyang. Jangan sampai tidak kerja, tidak sekolah,” tulisnya lagi yang belakangan diketahui telah dihapus.

Kapolsek Payangan AKP Made Tama menegaskan, berdasarkan olah TKP dan visum luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Yudana. “Murni karena  bunuh diri,” tegasnya.

 AKP Tama mengaku masih mendalami motif Yudana gantung diri.”Dari pemeriksaan saksi-saksi, tidak ada permasalahan di keluarga dan lingkungan sekitar. Pihak keluarga sudah mengiklaskan kepergian almarhumm,”tandasnya. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here