Kericuhan di Kafe Jelita, Satu Orang Tewas

0
75
Kafe Jelita di Jalan Danau Tempe dipasangi police line.

DENPASAR – Terduga pelaku sekaligus korban kericuhan di Kafe Jelita, I GMS alias Gung Monjong (51) menghembuskan nafas terakhir di RS Sanglah, Senin (12/10/2020). Almarhum mengalami luka di kepala akibat sabetan celurit dilakukan pemilik kafe berinisial IA (34).

Meninggalnya Gung Monjong dibenarkan Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan.”Ya, dia meninggal di RS Sanglah. Kasusnya masih ditangani Polsek Densel,”ujarnya singkat.

Salah seorang saksi yaitu Pipit mengaku belum mengetahui motif kejadian pada Minggu (11/10/2020) sekira pukul 00.30 Wita tersebut. “Gak tahu masalahnya apa. Tiba-tiba ribut di luar kafe dan ada beberapa orang mencoba melerai,”kata Pipit yang ditemui wartawan di kontrakannya persis depan Kafe Jelita di Jalan Danau Tempe, Denpasar Selatan.

Saat itu, Gung Monjong menusuk karyawan kafe berinisial PP menggunakan pisau. Tidak terima anak buahnya dianiaya, IA membalas dengan menyabet kepala Gung Monjong. “Dia (gus Mojong) selama ini mengambil uang kontrakan tanah yang dipakai untuk kafe di kawasan sini,”ungkap Pipit.

Setelah peristiwa berdarah itu, kafe yang dibangun semi permanen dipasangi police line. Kericuhan bermula dari Gung Monjong adu mulut dengan seorang waitress. Kemudian, wanita yang identitasnya belum diketahui itu lari karena kabarnya diacungi pisau belati.

Sampai di luar, ia meminta bantuan kepeada PP. Namun, niat PP menolong malah kena apes. Perutnya ditusuk oleh Gung Monjong menggunakan pisau hingga langsung tersungkur. Korban mengalami luka di perut dan masih dirawat di RS Bali Mandara.

IA yang dihubungi istrinya terkait adanya keributan langsung menuju kafe sembari membawa celurit. Melihat anak buahnya terkapar, ia menyabet kepala Gung Monjong. “Gung Monjong dibawa ke RS Bali Mandara tapi karena lukanya parah dirujuk ke RS Sanglah,”ungkap sumber, Minggu (11/10/2020). (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here