Keamanan Kurang, Harta Karun Museum Semarajaya Terancam

0
52
Museum Semarajaya kekurangan fasilitas dan minim anggaran pemeliharaan

KLUNGKUNG-Museum Semarajaya yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga mengoleksi sebanyak 387 koleksi terdiri dari etnografi, koleksi sejarah dan seni rupa. Sebagian merupakan benda sejarah yang nilainya tak terukur, sebagian lagi benda berharga lainnya.

Tapi, menurut Kadis Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga, Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Jumpung Gede Oka Wedana, aspek keamanan Museum Semarajaya masih rendah. Ia menyatakan khawatir dengan kondisi itu. Sebab, hal itu bisa mengancam harta karun yang tersimpan di dalam museum.

“Kondisi Museum Semarajaya bangunan ini peninggalan jaman Belanda, jujur kami kurang fasilitas. Dari sisi keamanan sangat kurang, saya jadi khawatir, karena benda-benda koleksi sangat sakral dan antik, mungkin tidak ada lagi stoknya,” tandas Ida Bagus Jumpung Gde Oka Wedana, ditemui di Museum Smarajaya, Kamis (8/10/2020).

Kata dia, meskipun museum sudah dilengkapi dengan kamera CCTV dan ada petugas jaga saat jam kantor tutup, tapi dari sisi pemeliharaan meliputi penyimpanan, perawatan dan pengamanan masih butuh perhatian.

“Apalagi kemarin ada sejumlah benda berharga dari Be;anda yang dititipkan di sini (museum). Ini perlu tempat yang betul-betul aman, semacam brankas,” kata Ida Bagus Jumpung.

Parahnya lagi, kata Ida Bagus Jumpung, selama ini sangat minim untuk biaya pemeliharaan. Padahal menurut pejabat asal Desa Kamasan ini, pemeliharaan itu penting guna melestarikan dan pemanfaatan guna menunjang pengembangan kebudayaan nasional.

“Selama ini mindset kita sudah terbangun museum itu sesuatu yang kuno, ada mistisnya, kumuh sehingga dengan mindset itu kita jadi kurang perhatian,” ujarnya seraya menyampaikan kedepan mesti ada perhatian dari pemerintah agar Museum Smarajaya sesuai harapan masyarakat dan menyesuaikan dengan perkembangan saat ini. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here