
Ketut Suweca
BULELENG – Kasus terkonfirmasi atau positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng masih terus bertambah meski menunjukan tren penurunan. Sesuai laporan Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, ada penambahan 5 kasus konfirmasi, 2 kasus meninggal dunia dan 1 probable (meninggal dunia sebelum hasil test swab keluar). Sementara pasien sembuh atau sudah tidak terinfeksi Covid-19 sebanyak 17 orang.
“Dua kasus meninggal dunia berasal dari Kecamatan Buleleng dan Gerokgak, sementara satu kasus probable berasal dari Kecamatan Seririt,” ungkap Juru Bicara GTPP Covid-19 Buleleng, Ketut Suweca, Jumat (18/9/2020) saat menggeber penanganan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Buleleng.
Suweca yang juga Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng ini memaparkan 2 kasus meninggal dunia tersebut, awalnya dilaporkan sebagai probable karena hasil test swabnya belum keluar saat pasien meninggal dunia. Setelah hasil test swab diterima kemarin dan menunjukkan positif Covid-19, maka Tim Medis GTPP Covid-19 Buleleng menyatakan dua warga tersebut meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19.
Pertama, warga Kecamatan Gerokgak, perempuan berumur 67 tahun, meninggal dunia Minggu (30/8/2020) dengan kronologis, pasien datang ke RSUD Sabtu (22/8/2020) dengan keluhan demam, nafas berat, batuk kering, badan linu, nyeri punggung belakang, mual, muntah dan nafsu makan menurun.
Yang kedua, warga Kecamatan Buleleng, perempuan berumur 51 tahun, meninggal dunia Selasa (25/8/2020) dengan kronologis, pasien datang ke RSUD Buleleng, Sabtu (22/8/2020) atas rujukan dari RSU Kerta Usada dengan keluhan sesak.
Selain sesak nafas memberat, pasien juga mengalami demam, batuk, mual dan tidak bisa makan. “Selain hasil test swab positif atau terkonfirmasi Covid-19, penetapan pasien meninggal dunia akibat Covid-19 juga dilakukan berdasarkan hasil diagnose klinis dokter penanggungjawab pasien (DPJP),” tandasnya.
Selain kasus meninggal dunia akibat Covid-19, Tim Medis GTPP Buleleng juga melaporkan 1 orang warga dari Kecamatan Seririt, meninggal dunia namun hasil test swabnya belum keluar atau sebagai kasus probeble.
Untuk pasien sembuh, lanjut Suweca, dilaporkan Tim Medis GTPP Covid-19 sebanyak 17 orang, berasal dari Kecamatan Buleleng 10 orang, Sawan 1 orang, Tejakula 1 orang, Seririt 3 orang dan Kecamatan Gerokgak 1 orang. “Sementara kasus terkonfirmasi, terjadi penambahan sebanyak 5 orang, berasal dari Kecamatan Seririt 1 orang, Sukasada 2 orang dan Buleleng sebanyak 2 orang,” ungkap Suweca
Jumlah kasus konfirmasi dalam perawatan sebanyak 62 orang. Kasus konfirmasi, dirawat pada RSUD Buleleng sebanyak 12 orang, RS Balimed Singaraja 1 orang, RS Karya Dharma Usada 1 orang, RS Kerta Usada 11 orang, RS Shanti Graha Seririt 2 orang dan RSJ Bangli 1 orang.”Dan sebanyak 34 orang menjalani isolasi mandiri,” urainya. (kar)








