Turun ke Buleleng, Ini Harapan Tim KASN

0
40


Bupati menerima Tim KASN

BULELENG – Pendampingan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) dilakukan Tim Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Republik Indonesia. Selain memberikan evaluasi, saran dan masukan terhadap pelaksanaan seleksi terbuka tiga JPTP yakni Direktur Utama (Dirut) RSUD, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Tim KASN juga berharap adanya pemahaman dari seluruh pemerintah daerah terhadap program seleksi terbuka.

“Yang terpenting adalah adanya pemahaman tentang seleksi terbuka di daerah,” tandas Asisten Bidang Pengisian Jabatan JPT KASN Wilayah I, John Ferianto, Rabu (19/8/2020) saat diterima Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Sekda Gede Suyasa dan Kepala BKPSDM Buleleng I Gede Wisnawa di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng.


Pendampingan dilakukan, kata Jhon Ferianto agar tercipta satu pemahaman terkait penerapan regulasi terbaru seleksi terbuka JPT yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 2020 dan Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Nomor 52 Tahun 2020. “Termasuk juga memberikan bimbingan teknis (bimtek) Aplikasi Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (SIJAPTI). Aplikasi ini di luncurkan dalam rangka memperkuat proses dan integrasi seluruh alur pengisian JPT,” tegasnya.

Dari hasil evaluasi, seleksi terbuka JPT yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng sudah berjalan sangat baik. “Saya melihat hasilnya sangat dirasakan kepala daerah dalam melaksanakan tugas,” tandas Ferianto seraya berharap kedepannya, pelaksanaan seleksi jabatan tetap dipertahankan.


Seleksi terbuka JPT yang berpedoman pada UU Nomor 5 tahun 2014, PP Nomor 11 tahun 2017, PP Nomor 17 tahun 2020, termasuk regulasi terkait Covid-19 sesuai SE MenPANRB Nomor 52 Tahun 2020 juga diharapkan dapat bermanfaat bagi kepala daerah. “Seleksi terbuka ini diharapkan memberikan manfaat positif kepada kepala daerah, sehingga bekerja lebih nyaman dan ringan. Selain itu juga, melalui regulasi yang baru tersebut diberikan kemudahan sehingga tidak ada alasan tidak bekerja selama Pandemi Covid-19,” tandasnya.

Jhon Ferianto juga mengapreasiai pelaksanaan assesment test oleh Tim Assesor dari BPSDM Provinsi Jawa Barat dan BPSDM Provinsi Bali yang dilakukan secara virtual pada seleksi terbuka tiga JPTP Pemkab Buleleng. “Kolaborasi sistem tatap muka dan virtual merupakan implementasi dari regulasi terbaru seleksi terbuka JPT,” tegasnya.


Hal senada diungkapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Seleksi terbuka tiga JPTP, kata Suradnyana, dilakukan secara bertahap sesuai regulasi yang ada untuk menghasilkan kader-kader pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang handal dan teruji. “Saya selaku pemegang kebijakan selalu mengikuti parameter sebagai indikator penentu kebijakan. Salah satunya, indikator kebijaksanaan saya hilangkan guna menghasilkan pimpinan SKPD yang lebih berkualitas,”tandasnya.

Bupati Suradnyana mengakui, pengisian JPT secara terbuka memberikan dampak yang positif dalam sistem pemerintahan di Kabupaten Buleleng. “Jika kita melaksanakan proses sesuai dengan regulasi dan prosedur yang telah ditentukan, tentu akan menghasilkan kader-kader pilihan yang siap untuk bekerja,” pungkasnya.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here