
DENPASAR – Komunitas Dongki Bali melaksanakan bakti sosial di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Jalan Raya Puputan, Denpasar. Kegiatan dirangkai penggalangan dana dengan tema “Santuy Sore Polresta Denpasar” dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mendukung kebijakan pemerintah dalam adaptasi kebiasaan baru.
Bakti sosial dipimpin Ketua Umum DPP Dongki Bali Bagus Bayu Mahesa dan Ketua Harian Pio Fernandes dihadiri sekitar 60 orang pengurus dan anggota. Tujuan kegiatan untuk membina dan memberikan masukan kepada Komunitas Dongki Bali agar selalu mematuhi peratutan, berprilaku positif , dan mematuhi hukum yang berlaku guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Kasat Intelkam Polresta Denpasar Kompol I Gede Sumena yang turun hadir pada kesempatan itu berharap kepada para pengurus Dongki Bali agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di wilayah Denpasar. Selain itu, Komunitas Dongki Bali juga diharapkan mampu merubah image di masyarakat menjadi komunitas yang positif dan patuh hukum. Bahkan, pihaknya juga tidak pernah melarang adanya komunitas yang ada asalkan berbuat positif dan tidak melanggar hukum. “Untuk teman-teman pungurus Komunitas Dongki Bali agar selalu mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan rajin cuci tangan untuk mencegah penularan Covid-19,”imbau Kompol Sumena didampingi Kanit IV Intelkam dan Kasubnit VIII Intelkam.
Kepolisian juga mengucapkan terima kasih sekaligus mengajak Ketua dan Pengurus Dongki Bali Bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Denpasar. “Kedepan apabila diperlukan dalam mengurus SIM maupun SKCK, kami siap untuk memfasilitasi. Harapan kami ke depan Dongki Bali menjadi kelompok yang menjadi contoh dalam kegiatan postif di Denpasar khusunya dan Bali umumnya,”harapnya.
Ketua Umum DPP Dongki Bali Bagus Bayu Mahesa menyampaikan terima kasih karena kegiatan mendapat support dari kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. “Kepada seluruh pengurus dan anggota Dongki mari menjadikan organisasi ini lurus dan jauh dari kegiatan negatif. Sebagai organisasi anak muda terbesar di Bali diharapkan mampu menjadi contoh yang baik,”harapnya. (bar)








