Kasus Terkonfirmasi Positif Covid Dekati Angka 200

0
58
Data terakhir kasus Covid-19 di Tabanan sampai 18 Agustus 2020

TABANAN – Sejak diberlakukan era new normal dengan meningkatkan aktivitas masyarakat, ternyata berdampak semakin banyaknya kasus  terkonfirmasi Covid-19 di Tabanan.  Berdasarkan data yang dilansir gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Tabanan sampai Selasa (18/8/2020), jumlah kasus terkonfirmasi positif di Tabanan sudah mendekati angka 200 atau tepatnya 197 kasus.

Juru bicara GTPP Tabanan I Putu Dian Setiawan menjelaskan, sampai Selasa ini jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 197. Dari jumlah tersebut 146 orang sudah dinyatakan sembuh, dua meninggal dan 49 orang. Diakui, kasus terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Namun demikian jumlah yang sembuh juga terus meningkat.  “Tingkat kesembuhan   sudah mencapai 74,11 persen dari kasus yang ada,” jelasnya.

Sementara   sampai Selasa ini,  ada tiga orang dinyatakan sembuh. Mereka merupakan pasien  asal Desa Buahan seorang pria berumur 51. Selain itu, ada juga seorang perempuan berusia 53 orang asal Penebel dan perempuan  berusia 23 tahun asal Desa Mengesta. “Dari laporan Satgas kesehatan ada tiga pasien dinyatakan sembuh,” sebut Kadis Kominfo Tabanan ini.

Ada penambahan 7 kasus baru terkonfirmasi positif sehingga total yang masih dirawat sampai saat ini sebanyak 49 orang, baik isolasi mandiri  maupun di beberapa fasilitas kesehatan yang ada di Bali.  dari data GTPP, pasien yang terpapar Covid-19 tersebut berasal dari Desa Buahan   seorang laki ( 51),  Desa Bangli (L/30), Desa Pandak Gede ( L/ 34), Desa Marga Dajan Puri ( L/ 44), Desa  Penebel (P/30), Desa Bantas (P/28) dan Desa Beraban, Kediri (P/49). “Ada penambahan tujuh kasus baru,” sebutnya lagi.

Terkait hal ini, Kadis Dian Setiawan kembali mengingatkan sekaligus menghimbau masyarakat Tabanan tertib melaksanakan protokol kesehatan. Gunakan masker  yang benar saat keluar rumah, jaga jarak dan hindari kerumunan ketika harus keluar rumah serta rajin cuci tangan dengan sabun di air mengalir  atau mengguna hand sanitizer. “Kalau memang tidak penting sekali, jangan keluar rumah, diam  di rumah dan tetap jalankan pola hidup bersih dan sehat,” himbaunya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here