
Data Covid -19 Provinsi Bali sampai Senin 27 Juli 2020
DENPASAR – Sejak lima hari yang lalu, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang dirawat terus mengalami peningkatan. Meski kasus positif juga masih tetap ada. Kerja keras yang dilakukan tim medis yang tergabung dalam Tim Percepatan Penanganan Covid-19, sejak lima hari berturut-turut Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat angka kesembuhan pasien Covid-19 terus naik hingga Senin (27/9) telah mencapai 79,84% dengan rincian total 2.570 orang pasien yang sembuh sampai Senin (27/7/2020) bertambah 81 orang berasal dari kasus transmisi lokal.
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra juga menyampaikan perkembangan Penanganan Covid-19 di Provinsi Bali per Senin (27/7/2020), Jumlah kumulatif pasien positif 3.219 orang bertambah sebanyak 62 orang terdiri dari 61 orang dari transmisi lokal dan 1 orang dari Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). “Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat nihil kasus meninggal, sehingga data mencatat 48 orang pasien Covid-19 yang meninggal atau 1,49%, “jelasnya.

Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) sebanyak 601 orang terdiri dari 597 orang WNI dan 4 orang WNA.
Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara komulatif sebanyak 2.829 orang terdiri dari 2.817 orang WNI dan 12 orang WNA. Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, Ketua Harian Gugus Tugas yang juga Sekda Provinsi Bali ini tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.
Menurutnya kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.
Diharapkannyasemua masyarakat Bali penuh desiplin untuk tetap melaksanakan Protokol Kesehatan dan jangan pernah menganggap remeh penularan Covid-19. “Masyarakat harus tetap dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian, “pungkasnya. (arn)








