Komplotan Pembobol Rumah dan Warung Digulung

0
225
TERUNGKAP : Kasat Reskrim Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya beberkan penangkapan komplotan curat.

DENPASAR –  Rumah Andre Satrio Widodo di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Perum Pondok Tegal Belong nomor 3, Denpasar Barat, dibobol maling, Selasa (30/6/2020).  Korban kehilangan barang elektronik serta perhiasan dengan kerugian Rp 40 juta.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengungkapkan, pelaku beraksi setelah mengetahui rumah dalam kondisi sepi. Sedangkan korban bersama keluarganya baru pulang, Kamis (2/7/2020) dan kaget melihat kondisi rumah acak -acakan. “Setelah dicek, beberapa barang hilang yaitu sebuah laptop, satu unit PS 4, iPhone serta cincin dan kalung emas,”ujarnya.

Hari itu juga korban melapor ke Polresta Denpasar. Tak butuh waktu lama, Tim Resmob dikomando Kanit I Iptu I Made Putra Yudistira mengidentifikasi pelakunya yaitu Dewa Putu Yuda Biantara (19),  Rizki Aziz Pranata (21) dan seorang wanita berinisial S (18) yang perannya ikut menikmati hasil kejahatan. “Setelah menggali informasi, kami akhirnya mengetahui keberadaan para pelaku,”ungkapnya.

Pada Kamis (2/7/2020) sekitar pukul 23.00 Wita, Dewa Putu Yudi Biantara digerebek di rumah kos Jalan Tangkuban Perahu, Tegal Belong, Denpasar Barat. Pemuda asal Singaraja itu sedang bersama S asal Jember, Jawa Timur.  Melalui kedua tersangka, polisi memancing Rizki. Tanpa curiga, pemuda pengangguran asal Banyuwangi, Jawa Timur itu meminta bertemu di Lapangan Lumintang, Jumat (3/7/2020) sekitar pukul 23.00 Wita.

Hasil pemeriksaan, Dewa Putu Yuda Biantara bersama Rizki melakukan pencurian di rumah Andre Satrio Widodo, sekitar pukul 22.30 Wita dengan cara memanjat tembok kemudian mencongkel jendela. Tak hanya menyasar rumah, mereka juga menyatroni  warung nasi campur Jalan Cokroaminoto, Denpasar,  Jumat (26/6/2020) sekitar pukul 03.30  Wita.  “Modusnya, kedua pelaku merusak rolling door warung dan mengambil 40 bungkus rokok, sebuah HP serta kotak amal dengan kerugian Rp 5 juta,”beber mantan Kapolsek Kuta Utara ini.

Dari para pelaku disita barang bukti sebuah tas ransel, satu iPhone, perhiasan emas, 30 bungkus rokok, kotak amal, motor Beat DK 9108 FX serta Yamaha Mio yang dipakai beraksi. “Kami masih melakukan pengembangan,”tandasnya.   (bar)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here