Beri Rasa Aman, Pegawai RS Dites Swab

0
151
Sebaran Covid-19 di Tabanan secara akumulatif terkonfirmasi positif sebanyak 45, sembuh 29 dan 16 orang masih dirawat di beberapa rumah sakit.

TABANAN – Sebagai langkah deteksi dini sekaligus memberikan rasa aman bagi pegawai rumah sakit maupun pasiennya, BRSU Tabanan dan UPTD RS Nyitdah melakukan uji swab pegawainya.  Mereka yang dites,  hasil tracing kontak dari dua pasien yang dirawat di BRSU Tabanan yang  diketahui positif Covid-19 dan dokter yang bekerja di BRSU Tabanan yang juga diketahui positif Covid-19.

Dari hasil tracing kontak didapatkan 157 orang. Uji swab pertama untuk 157 orang ini sudah keluar dan hasilnya semua negatif. Pihak rumah sakit saat ini menunggu swab ke dua untuk bisa mengkaji kemungkinan-kemungkinan mengenai sumber dan potensi penularan Covid-19 di rumah sakit.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP)  Covid-19 Kabupaten Tabanan, I Gede Susila melalui juru bicaranya, I Putu Dian Setiawan, Jumat (19/6) kemarin mengatakan, tracing record untuk pasien BRSU Tabanan dan dokter yang dinyatakan positif Covid-19 ternyata tidak didapati  berada di lingkungan BRSU Tabanan saja tetapi ada juga dari UPTD RS Nyitdah.  Sehingga uji swab tracing kontak ini selain dilakukan di  BRSU Tabanan juga ada dilakukan di UPTD RS Nyitdah. Totalnya didapatkan 157 orang. Hasil swab pertama didapatkan hasil yang negatif. Untuk swab ke dua baru keluar 96 dan semuanya negatif.  “Kami masih menunggu  hasil untuk 61 orang, mudah-mudahan juga negatif,” harapnya, Jumat (19/6/2020).

Djelaskan,  uji swab ini selain sebagai langkah deteksi dini juga  untuk mengetahui sumber penularan Covid-19 yang menginfeksi dokter yang bekerja di BRSU Tabanan. Selain itu juga uji swab ini untuk mengetahui apakah Alat Pelindung Diri (APD) yang dipakai petugas sesuai level resiko, sudah mampu melindung dari virus dengan adanya  pasien RSUD Tabanan yang dinyatakan positif beberapa waktu lalu “Semua kajian kemungkinan-kemungkinan ini bisa diketahui  saat uji swab ke dua turun semua,” jelasnya.

Sementara itu, perkembangan Covid-19 di Tabanan sampai Jumat (19/6/2020) terjadi penambahan tiga positif dan satu sembuh. Secara akumulatif,  warga Tabanan yang dikonfirmasi positif  dan dirawat sebanyak 45 orang,  29 sembuh dan 16 masih dirawat.  Dari total 45 pasein ini,  20 orang berstatus Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan 25 orang adalah warga lokal atau transmisi lokal. (jon) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here