HukumTabananTerkini

Kejari Awasi Ketat Pengunaan Dana Covid-19

TABANAN – Penanganan pandemi Covid-19 memerlukan dana  negara lewat APBD yang tidak sedikit. Tabanan sendiri menyiapkan anggaran sebesar Rp 58 Milyar untuk penanagan Covid-19. Besarnya dana ini rawan terjadi penyelewengan, sehingga kejaksaan negeri Tabanan melakukan pengawasan ketat dalam penggunaannya.

Kajari Tabanan  Ni Wayan Sinaryati  ketika  dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 di Tabanan. Bahkan pihaknya melakukan pendampingan dalam proses pengajuan dan penggunaan anggaran  agar sesuai dengan ketentuan yang ada. “Kami melakukan pengawasan setiap rupiah anggaran yang digunakan Pemkab untuk penanganan Covid-19, karena itu uang negara,”  tandas Sinaryati, Kamis (04/6/2020).

Pihaknya tidak memberi toleransi terjadi penyelewengan penggunaan anggaran Covid-19 ini. Sehingga, pihaknya terus memberikan pendampingan. Namun kalau nanti  ditemukan ada penyimpangan ataupun penyelewengan penggunaan dana Covid-19, pihaknya tidak segan-segan mengambil tindakan tegas. “Setiap pelanggaran penggunaan dana Covid-19, akan kami tindak tegas,” sergahnya.

Namun demikian, pihaknya meminta agar, Pemkab benar-benar cermat dalam peggunaan anggaran Covid-19 ini. Dengan demikian, pelanskana penggunana anggaran tepat sasaran dan sesuai dengan atauran perundang-undangan yang ada. (jon)

Back to top button