
BULELENG – Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, I Wayan Lasmawan lantik 8 dekan dilingkungan perguruan tinggi dengan visi menjadi universitas unggul berlandaskan falsafah Tri Hita Karana di Asia pada tahun 2045.
Selain menekankan tantangan dunia pendidikan dalam penyiapan sumber daya manusia yang mampu dan terampil dalam melakoni konstelasi kehidupan pada era revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0 yang relatif unpredictable, penjabat dekan yang ditetapkan berdasarkan Permen Kemendikbudristek No.20 tahun 2023 juga diajak berkinerja optimal dengan konsep pesaja.
“Karena, melalui bangunan menagemen yang pesaja, semua aspek dan komponen kelembagaan akan bergerak seirama dengan parameter kennyataan,” tandas Rektor Undiksha Singaraja Wayan Lasmawan pada acara pelantikan di Ruang Ganesha I Gedung Rektorat Undiksha Singaraja, Jumat (28/7/2023).
Rektor Lasmawan juga menekankan agar 8 penjabat dekan yang dilantik masing-masing Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd.,M.Pd. selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Drs. I Gede Nurjaya, M.Pd. selaku Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Prof. Dr. I Nengah Suastika, S.Pd., M.Pd. selaku Dekan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Dr. Kadek Rihendra Dantes, S.T.,M.T. selaku Dekan Fakultas Teknik dan Kejuruan, Dr. I Wayan Sukra Warpala, S.Pd.,M.Sc. selaku Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Dr. I Ketut Yoda, S.Pd.,M.Or. selaku Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Prof. Dr. I Gede Adi Yuniarta, S.E.,Ak.,M.Si. selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Prof. Dr. M. Ahmad Djojosugito,dr. Sp.OT (K), MHA, MBA. selaku Dekan Fakultas Kedokteran, senantiasa berbenah dan berkinerja dengan tolak ukur yang jelas, serta bersesuaian dengan arus dan pilar kebijakan kementerian yang terukur.
Berdasarkan proses pemilihan dan penetapan, Lasmawan mengaku yakin penjabat dekan yang dilantik mampu menjadikan fakultas dan universitas semakin baik melalui serangkaian inovasi yang tak berujung dan restorasi manajemen terstruktur pada fakultas masing-masing.
“Undiksha sebagai rumah kedua kita semua, tentu harus pro aktif dan mampu mengambil langkah inovatif yang masif dalam menterjadikan dan merealisasikan program prioritas kementerian dan pembangunan nasional, khususnya bidang pendidikan,” tegasnya.
Ia juga menekankan agar para dekan mampu membangun komunikasi dalam kebersetaraan dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan keharmonian yang bertumbuh.
“Saya berkeyakinan, dengan kebersamaan yang bertumbuh dan bingkai keharmonian yang sudah kita ratifikasi bersama, semua itu bisa diterjadikan untuk Undiksha, rumah yang kita cintai dan huni bersama,” pungkasnya. (kar/jon)








