
TABANAN – Jalur Denpasar Gilimanuak perbats Banjar Lumajang dan Banjar Samsam II Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan dikenal sebagai jalur tengkorak. Di lokasi tersebut kerap kali terjadi kecelakaan, terutama truk bermuatan banyak.
Sebuah truk tronton mengakut 20 ton tepung tidak kuat menanjak, akhirnya mundur dan terperosok di kiri jalan, Rabu (26/7/2023). Beruntung kecelakaan tunggal out of control tersebut tidak sampai menggangu arus lalu lintas, karena badan truk di luar badan jalan.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kecelakaan out of control tersebut terjadi sekitar sekitar pukul 17.00 Wita. Sebuah Truk fuso Nopol DK 8238 JA dikemudikan Benny Mujianto (33) asal Banyuwangi, Jawa Timur.
Truk memuat 20 ton tepung tersebut datang dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Setiba di lokasi selepas turnan banjar Lumajang dan memasuki tajakan disertai tikungan ke kanan, truk tidak kuat. Mesin truk mati. Sopir berusaha mengendalikan truk ketika mundur dan mengarahkan ke kiri badan jalan. Namun tiba-tiba ban bagian luar kiri belakang meledak, sehingga truk terperosok dan terguling ke kiri.
Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 3 Juta.
Kapolsek Kerambitan Kompol I Gusti Putu Sudara membenarkan kecelakaan tersebut. Dijelaskan, kecelakaan terjadi karena truk memuat 20 ton tepung tersebut tersebut tidak kuat nanjak dan mati mesin.
“Truk mundur ke kiri jalan dan ban bagian kiri belakang meledak membuat truk terperosok sehingga terguling,” jelasnya. (jon)








