
KUTSEL – Dalam periode Januari hingga Juni 2023, total terdapat 566 Warga Negara Asing (WNA) ditolak masuk Bali. Di sisi lain, ada pula 442 WNA/WNI yang ditunda keberangkatannya.
Kepala Bidang Teknologi, Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Shandro Bobby Raymon Limbong menjelaskan, alasan penolakan tersebut ada beraneka macam.
Mulai dari tidak memiliki visa RI / travel document, masa berlaku paspor kurang dari 6 bulan, masuk daftar cekal, Hit Interpol, hingga pedofilia.
“Untuk kasus pedofil, itu ada 4 orang. Kemudian yang dicekal ada 5 orang, dan buronan interpol ada 16 orang. Sementara sisanya terkait dokumen keimigrasian,” bebernya, Rabu (5/7/2023).
Ratusan WNA yang ditolak masuk Pulau Dewata itu berasal dari berbagai negara. Adapun 10 negara terbanyak, yakni Amerika Serikat, Rusia, Australia, Timor Leste, India, Prancis, Nepal, Inggris, Tiongkok, dan Jerman.
Penolakan, sambung dia, dominan terjadi pada bulan Mei dengan capaian sebanyak 134 orang. Itu kemudian disusul Juni 130 orang dan April 85 orang.
Sementara pada bulan Januari, Februari dan Maret, masing-masing 74 orang, 65 orang dan 78 orang.
“Penolakan ini bagian dari upaya kami di Imigrasi sebagai penjaga pintu gerbang negara,” sebutnya.
Di samping menolak masuk, dalam periode yang sama Kanim Ngurah Rai katanya juga menunda keberangkatan 442 orang WNI/WNA. 412 orang di antaranya adalah Pekerja Migran Indonesia – Non Prosedural (PMI-NP), 10 orang overstay lebih dari 60 hari, sedangkan sisanya adalah karena alasan lainnya.
Lebih lanjut dia juga mengungkapkan, penundaan keberangkatan terbanyak terjadi pada bulan Juni dengan capaian 230 orang. Sementara pada bulan Januari hingga Mei, masing-masing adalah 12 orang, 31 orang, 43 orang, 28 orang, dan 98 orang.
“Imigrasi Ngurah Rai bersama instansi terkait yakni kepolisian dan BP2MI, pada 15 Juni 2023 lalu berhasil mengungkap dugaan kasus TPPO yang melibatkan 2 tersangka dan 4 korban. Keempat korban tersebut dijanjikan pekerjaan oleh tersangka di Kamboja, dan akan diberangkatkan melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Thailand,” tambahnya. (adi/jon)








