
TABANAN – GTPP Covid-19 Kabupaten Tabanan mengkonfirmasi satu kasus kematian pasien positif Covid-19. Selain satu pasien dinyatakan meninggal, juga ada tambahan kasus pasien terkonfirmasi positif juga bertambah sebanyak 8 (delapan) orang dan dinyatakan sembuh sembilan orang sampai Kamis (27/8/2020).
Juru bicara Covid19 Tabanan, I Putu Dian Setiawan seizin Ketua Harian GTPP Tabanan I Gede Susila saat dikonfirmasi membenarkan adanya penambahan satu orang pasien meninggal asal desa Pandak Gede Kediri. Pasien laki-laki usia 52 tahun mulai dirujuk ke UPTD RS Nyitdah mulai tanggal 21 Juli 2020. Awalnya pasien bersangkutan berobat ke salah satu rumah sakit swasta di Tabanan dengan gejala panas. Setelah dilakukan screening melalui rapid tes lanjut swab test, yang bersangkutan dinyatakan positif dan dirujuk ke rumah sakit Nyitdah. Namun sayangnya, pasien tersebut meninggal Rabu (26/8) dan sudah dilakukan kremasi dengan tetap sesuai protokoler Covid-19. “Benar, ada satu pasien positif meninggal, dan ada dugaan penyakit bawaan berupa sesek. Artinya untuk di Tabanan total ada tiga orang meninggal positif,” terangnya.
Begitupun dari data Satgas Kesehatan yang dihimpun, selain meninggal positif ada pula data pasien yang meninggal dalam status porbable artinya meninggal dicurigai terpapar Covid, tetapi hasilnya belum diketahui, sebanyak lima orang. Terkait dengan tambahan delapan pasien terkonfirmasi positif per hari Kamis sore diantaranya Ibu rumah tangga usia 48 tahun desa delod Peken, Tabanan, tenaga kesehatan perempuan 22 tahun dari Marga Dajan Puri, Pensiunan laki-laki usia 84 tahun desa Lalanglinggah Selemadeg Barat, wiraswasta perempuan usia 74 tahun asal desa Lalanglinggah Selemadeg Barat, PNS laki-laki usia 53 tahun asal Kediri dengan gejala sesak, dan seorang petani usia 60 tahun asal Tista Kerambitan.
Sementara sembilan orang yang dinyatakan sembuh berasal dari Desa Bangli, Desa Pandak Gede, Desa Dauh Peken, Desa Tajen, Desa Kaba-Kaba, Desa Marga Dajan Puri, Desa Nyitdah, Desa Riang Gede dan Desa Penebel. Mereka sebelumnya menjalani perawatan isolasi di UPTD RS Nyitdah tiga orang, RSPTN Udayana dua orang, BRSU Tabanan satu orang dan tiga orang menjalani isolasi mandiri. “Ada kabar gembira, Sembilan orang dinyatakan sembuh sehingga total yang sembuh sebanyak 189 orang,” sebut Kepala Dinas Kominfo ini. (jon)








