
KUTA – Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Ngurah Rai turut disiapkan untuk memastikan ketersediaan avtur tetap aman pada masa penyelenggaraan KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo.
Demikian seperti disampaikan oleh Unit Manager Comm Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Minggu (7/5/2023).
DPPU Ngurah Rai, kata dia memiliki kapasitas tangki total sebanyak 24.300 KL. Dengan konsusi rata-rata avtur harian yakni 1.500 KL/hari. Dalam masa penyelenggaraan KTT ASEAN nanti, DPPU Ngurah Rai statusnya adalah sebagai supply point penunjang.
“DPPU Ngurah Rai melayani pengisian avtur kepada pesawat delegasi atau kenegaraan yang bermalam atau parkir di Bandara I Gusti Ngurah Rai kaitan dengan keterbatasan kapasitas parkir di Bandara Komodo,” ungkapnya.
Kaitan dengan kesiapan itu, Ahad memastikkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah persiapan. Misalnya dengan memastikan supply avtur dari IT Manggis untuk kecukupan stok di DPPU Ngurah Rai.
Hal tersebut sebagai antisipasi peningkatan penjualan karena konsumsi avtur dari pesawat delegasi KTT ASEAN.
“Selain itu, kami juga memastikan seluruh sarana-fasilitas avtur di DPPU, beserta personil operasional selalu dalam keadaan handal dan prima,” ungkapnya.
Lebih lanjut Ahad menuturkan, dalam masa perhelatan KTT ASEAN di Labuan Bajo, pihaknya memperkirakan akan terjadi peningkatan konsumsi avtur sebanyak 30 persen.
Kaitan dengan itu, pihaknya telah menyiapkan cadangan stok di atas konsumsi yang diperkirakan, guna melayani kebutuhan pesawat delegasi dari negara-negara yang akan hadir pada KTT ASEAN.
Sebagai supply point avtur untuk melayani penerbangan internasional dan kepresidenan, terdapat DPPU Komodo yang berlokasi di Bandara Komodo. DPPU bersangkutan setiap harinya rata-rata melayani 27,4 KL/hari untuk pengisian avtur bagi penerbangan.
Sementara sebagai penunjang, di samping DPPU Ngurah Rai, juga disiapkan DPPU El Tari Kupang, DPPU BIL Lombok, DPPU Bima, DPPU Maumere, dan DPPU Tambolaka untuk supply point pesawat delegasi, TNI, dan SAR. (adi/jon)








