
BULELENG – Suara kentongan dan sirine pukul 10.00 wita, tak pelak membuat personel Polres Buleleng berhamburan keluar dari ruangan. Personel yang ‘kalang kabut’ karena ada teriakan ‘gempa’, berusaha lari menuju titik kumpul di Lapangan Utama Mapolres Buleleng.
Beruntung, tidak ada korban jiwa pada simulasi/latihan evakuasi mandiri yang digelar serangkaian peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2023.
“Disamping peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tahun 2023, simulasi ini juga dilaksanakan untuk mengetahui kesiapsiagaan dari personil Polres Buleleng menghadapi bencana alam seperti gempa,” tandas Wakapolres Buleleng Kompol Yusak Agustinus Sooai usai simulasi di Mapolres Buleleng, Rabu (26/4/2024).
Wakapolres Yusak Agustinus didampingi Kasihumas AKP I Gede Sumarjaya menegaskan kesiapsiagaan bencana merupakan salah satu bagian dari mitigasi bencana sesuai motto ‘Siap Untuk Selamat’ bagi semua orang dari bencana alam yang tidak dapat diprediksi, kapan dan dimana terjadi.
“Sehingga, bila nantinya menghadapi kejadian, bencana yang sebenarnya, setiap personil sudah mengetahui apa harus dilakukan, bagaimana cara menyelamatkan diri dalam situasi yang terjadi dan tidak diketahui, bagaimana keluar dari ruangan dan bila tidak bisa keluar ruangan dapat berlindung dibawah meja kerja,” jelasnya. Kesiapsiagaan bencana merupakan kunci ‘Siap Untuk Selamat’ dan meminimalisir fatalitas dampak bencana. (kar,dha)








