
DENPASAR- Primadona Pelabuhan Sanur yang menjadi akses penyeberangan menuju Nusa Penida maupun Nusa Lembongan menjadi perbincangan hangat karena menimbulkan kemacetan, terlebih saat hari libur.
Di satu sisi, pelabuhan sangat dibutuhkan bahkan terbukti berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan. Sementara, akses penunjang menuju ke dermaga justru belum siap, yang menyebabkan Jalan Bypass terpapar kemacetan parah.
Ketua PHRI Kota Denpasar sekaligus warga Sanur IB Sidharta Putra merasakan hadirnya dermaga baru memang sangat dibutuhkan. Hanya saja, kesiapan sarana dan prasarana pendukung seperti akses menuju dermaga perlu dipikirkan ulang.
“Jangankan PHRI, wisman yang datang ke Sanur, dan kami selaku masyarakat Sanur sudah kurang nyaman, bagaimana kemacetan yang ditimbulkan. Akses di sana kan jalan nasional, ada jalan provinsi, ya duduk bersamalah, pikirkan faktor kenyamanan, ” kata Gusde sapaan owner Griya Santrian itu, saat dihubungi, WARTA BALI, Minggu (23/4/2023).
Pihaknya meminta pihak terkait seperti Kementerian Perhubungan, Dishub Provinsi, Pemkot agar duduk bareng segera membahas solusi yang harus diambil.
“Apakah diperlukan underpass, di sana ada akses dari Jalan Hangtuah yang merupakan satu-satunya dari Denpasar menuju keluar kota, ataukan satu jalur disaat hari-hari raya seperti sekarang yang kelihatan peningkatan kunjungan ke Bali cukup bagus,” ujarnya.
Gusde menuturkan, sebagai warga Sanur menjadi risih juga, bayangkan sekarang dari Sanur menuju Dermaga saja terkadang memerlukan waktu tempuh 40 menit kesana, mutar-mutar dan cukup krodit.
“Intinya semua pihak berbuat atasi segera, jangan salahkan pelabuhanya, karena memang pelabuhan sekarang dibutuhkan , kalua kita bandingkan dengan dulu jauh lebih baik. Namun tentunya ada efek yang harus diikuti, bagaiamana kesediaan lahan parkir, ada pengelolaan managemen jalan, walau ada grand desain pembangunan infrastruktur, yang jelas jangan diabaikan apa yang sedang terjadi saat ini,” tandasnya.
Pihaknya mendorong sebagai warga Sanur sekaligus Ketua PHRI Kota Denpasar berharap kepada pihak -pihak terkait segera menyelesaikan tugas-tugas tersebut.
“ Sekarang, setelah jumlah peningkatan dermaga sudah pasti naik jumlah kunjungan. Ayo dong bagaimana memanagenya, jangan ngobrol di media social saja, saya mendorong agar permasalahan ini segera ditanggapi baik pemprov, pusat, terlebih dekat Pemilu, jangan sampaik ditunda atau menunggu lagi, harus punya hati lah ,” tegasnya.(sur)








