
TABANAN – Mengantisipasi hal -hal yang tidak diinginkan terutama air macet di bulan puasa dan lebaran, Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) Tabanan melakukan pengecekan seluruh sumber air. Termasuk pompa dan instalasi pengolahan air baku menjadi air bersih.
Kabag Langganan Perumda TAB I Made Sudiana didampingi Humas I Wayan Agus Suanjaya menjelaskan, sebelum puasa dimulai, pihaknya sudah melakukan pengecekan seluruh sumber air yang menjadi pemasok untuk Perumda TAB. Selain itu, juga melakukan pengecekan kontrol pada sistem pemompaan termasuk distribusi air.
“Pengecekan dilakukan pada di wilayah-wilayah yang banyak penduduk muslimnya seperti di Kediri, Tabanan, Baturiti, Banjar Anyar dan kawasan lainnya termasuk kawasan yang menjadi sentra persembahyangan umat muslim di Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.
Diakui, ada peningkatan konsumsi air selama bulan Ramadhan di Kabupaten Tabanan, meskipun belum terlalu signifikan. Namun demikian, pihaknya melakukan antisipasi ketika ada lonjakan penggunaan air.
Apalagi kini masih musim hujan, sehingga sumber air baku yang mengandalkan sungai yeh Sungi seperti di Nyanyi, Yeh Otan, Bajera dan telaga Tunjung, Kerambitan, air kerap keruh. Di tiga lokasi itu ada sekitar 3800 pelanggan yang dilayani, sehingga menjadi perhatian serius.
“Petugas kami selalu mengecek keberadaan pompa agar tidak sampai tersumbat atau gangguan lainnya,” sebutnya.
Perbaikan pompa di kawasan ini memang difokuskan di tiga kawasan tersebut. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan di kawasan tersebut karena kawasannya tersebut rentan keruh.
“Kawasan tersebut merupakan kawasan padat karena menjadi penunjang industri pariwisata di Tabanan,” katanya.
Sudiana menambahkan, mengingat libur Idul Fitri 21 dan 22 April, layanan loket pembayaran secara offline di kantor pusat tutup. Pelanggan tetap dapat melakukan pembayaran rekening secara online melalui Mobile Banking, ATM, serta toko berjejaring yang ada di Tabanan.
“Pembayaran rekening air tetap bisa dilakukan secara online,” pungkasnya. (jon)








