
DENPASAR -Sirkuit Nasional (Sirnas) B bakal digeber di dua GOR Bulutangkis di Denpasar yakni di GOR bulutangkis Liga Bali Arena di wilayah Kesiman Petilan, serta GOR bulutangkis Udayana di Sidakarya.
Hal itu setelah even yang digelar pada 8-13 Mei 2023 tersebut ditentukan PP PBSI melalui penunjukkan Bali sebagai tuan rumah.
Menurut Ketua Umum Pengprov PBSI Bali I Wayan Winurjaya didampingi Sekretaris Umum (Sekum) IGB Arya Candra Palasara, suatu kehormatan bagi Bali dengan penunjukkan sebagai tuan rumah Sirnas B ini.
“Sirnas B itu levelnya atau kategorinya mulai dari usia dini di bawah 11 tahun, kemudian anak-anak di bawah 13 tahun, dan pemula di bawah 15 tahun,” tutur Winurjaya diamini Candra Palasara atau akrab disapa Tu Gus di Denpasar, Senin (27/3/2023).
Khusus kategori usia dini lanjutnya, hanya mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri saja. Kemudian di kategori anak-anak dan pemula yakni tunggal serta ganda putra putri.
“Pesertanya adalah klub yang sudah terdaftar dalam Sistem Informasi (SI) PBSI dan atlet pelatprov, pelatkab, pelatkot, pusdiklat, SKO, maupun PPOP yang umurnya masih masuk dalam kategori tersebut,” tambah Winurjaya.
Sementara itu Tu Gus menambahkan, Sirnas B akan banyak menyedot perhatian pebulutangkis muda sehingga dari panitia menyediakan dua tempat pertandingan dengan satu tempat berisi 4 court atau line.
“Ini untuk efisiensi waktu sehingga kepanitiaan berasal dari PP PBSI dan PBSI Bali,” sebut Tu Gus.
Bagi Pengprov PBSI Bali diakuinya, adanya Sirnas B di Pulau Dewata nanti sangat positif dan besar harapan pihaknya klub-klub yang ada di Bali dan tentunya yang sudah resmi terdaftar bisa mengikuti dan mengirim pebulutangkis berbakatnya.
“Dengan demikian kami tidak perlu jauh-jauh ikut Sirnas. Kami harap momen ini dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi klub, pengkab maupun pengkot di Bali dalam mengasah kualitas atletnya sekaligus evaluasi pembinaan karena lawan nanti adalah nasional,” tandas Tu Gus. (ari/jon)








