
TABANAN – Ada yang menarik dalam upaya mencari dan membina atlet berprestasi di Tabanan. Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Raya menggelar Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) bersama 2023 yang dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ngurah Darma Utama di lapangan umum Desa Padangan, Pupuan, Senin (13/3/2023). Porjar ini merupakan inisiasi anggota DPRD Tabanan I Gede Purnawan.
Porjar ini digelar setelah sempat cukup lama vakum tak diadakan akibat pandemi Covid-19. Hanya saja ditengah keterbatasan anggaran, Porsenijar di kabupaten Tabanan dilakukan dengan pola kolaborasi. Kegiatan Porjar ini melibatkan pelajar SD dan SMP di Kecamatan Pupuan, Selemadeg Barat, Selemadeg dan Selemadeg Timur.
Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama mengatakan, porjar selain sebagai ajang menjaga kesehatan para peserta didik, juga sebagai ajang mencari bibit atlet dan seniman berprestasi untuk proseni tingkat yang lebih tinggi. Atlet hasil Porjar ini nantinya akan dilatih serta dibina oleh KONI Tabanan untuk dipersiapkan sebagai wakil Tabanan dalam ajang tingkat Propinsi di bulan Juni 2023.
“Ini pertama kalinya Porjar digelar setelah sempat terhenti karena pandemi, dan satu-satunya yang dilakukan dengan pola kolaborasi dari empat kecamatan,” ungkapnya.
Porjar yang dilakukan di kecamatan Pupuan ini mempertandingkan 7 (tujuh) cabor untuk jenjang SD, dan 6 (enam) cabor untuk jenjang SMP. Sementara menjaring atlet di kecamatan lainnya, lanjut kata Darma Utama dilakukan dengan pola single event cabor yang digelar oleh masing-masing pimpinan cabang olahraga dibawah kelembagaan KONI Tabanan.
Mengingat rekrutmen secara keseluruhan cabor di kabupaten Tabanan belum bisa menyelenggarakan secara keseluruhan Porjar Kabupaten. Sehingga pola rekrutmen, mencermati dan mengambil dari kompetisi yang dilakukan berbagai pihak, (single event cabor).
“Dari hasil itu dirangkum dan diplenokan oleh panitia kabupaten mana yang akan digunakan untuk pelaksanaan dan putusan porsenijar tingkat Provinsi,”terangnya.
Sementara itu inisiasi Porsenijar kolaborasi Pupuan dan Selemadeg Raya, Gede Purnawan mengatakan, ia melihat pentingnya kegiatan porjar dilaksanakan untuk mengevaluasi prestasi anak di bidang olahraga. Selain untuk mengukir prestasi, serta mengarahkan siswa pada kegiatan-kegiatan positif.
“Porjar sebagai ajang untuk menyeimbangkan kegiatan fisik non fisik, sangat miris bila suatu sekolah hanya mengutamakan keunggulan di bidang pendidikan semata, kecerdasan bukan hanya pada bidang studi, kekuatan fisik serta pengetahuan seni dan budaya secara tidak langsung mengasah kecerdasan emosional anak dalam berinteraksi. Makanya kami menginisiasi kegiatan Porjar ini untuk mendapatkan bibit-bibit atlet yang akan menjadi kebanggaan Tabanan nantinya,” pungkasnya.








