
BULELENG – Satu unit mobil angkutan umum Nopol DK 7340 UV ludes terbakar pada jalur maut Singaraja- Denpasar, kilometer 17-16 wilayah Banjar Dinas Wirabhuwana Desa Gitgit Kecamatan Sukasada.
Selain meludeskan kendaraan berikut muatan berupa dupa, musibah kebakaran yang terjadi Senin (6/3/2023) pukul 06.00 wita ini juga mengakibatkan pengemudi, I Gede Yastra (65) beralamat Banjar Dinas Kelodan Desa Suwug Kecamatan Sawan meregang nyawa.
“Musibah kebakaran mobil pada jalur Singaraja-Denpasar ini mengakibatkan sopir angkutan antar kota/kabupaten meninggal dunia setelah sempat dievakuasi ke Puskesmas Sukasada II di Desa Pancasari,” tandas Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan usai evakuasi korban dan pengamanan lokasi kejadian, Senin (6/3/2023).
Mantan Kapolsek Banjar ini mengungkapkan dari hasil penyelidikan awal yang dilakukan Unit Lantas Polsek Sukasada terungkap dari laporan saksi Deni Hamdani (44) beralamat Perum Satelit Asri No XVIII/2 Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng.
“Saksi, anggota Polri di SPN Polda Bali di Singaraja melaporkan peristiwa kebakaran yang dilihat saat melintas di lokasi. Laporan tersebut, disikapi Unit Lantas Polsek Sukasada dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TK) dan koordinasi ke Satlantas Polres Buleleng,” terangnya.
Selain melaporkan kejadian, saksi bersama saksi lainya, Gede Agus Edi Saputra (33) juga menolong sopir yang tergeletak di pinggir jalan.
“Sopir dievakuasi ke Puskesmas Sukasada II. Dari hasil pemeriksaan petugas medis menyatakan korban dalam keadaan meninggal dunia akibat syok/jantung,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan medis, lanjut Kapolsek Dwi Wirawan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka bakar pada tubuh korban.
“Setelah dikoordinasikan pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban sebagai musibah, sehingga jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.
Terkait penyebab kebakaran kendaraan masih dalam penyelidikan petugas Unit Laka Satlantas Polres Buleleng. “Namun dari penyelidikan awal, penyebab kebakaran mobil Nopol DK 7340 UV tersebut diduga kuat karena arus pendek atau korsleting pada mesin mobil,” tandasnya.
Ia menambahkan, minimnya data dan informasi muatan karena keberangkatan tidak melalui terminal, membuat penyidik kesulitan mengidentifikasi penyebab termasuk kerugian material akibat kebakaran mobil yang kerap mengangkut dupa ini. (kar,dha)








