
KUTA – Dua pohon besar di wilayah Kecamatan Kuta yang tumbang akibat cuaca ekstrem pada Senin (2/1/2023) lalu, belum juga tuntas tertangani hingga Minggu (8/1/2023).
Kedua pohon yang menimpa bangunan warga itu berlokasi di wilayah Kecamatan Kuta, tepatnya di Jalan Raya Kuta Lingkungan Abianbase dan Jalan Taman Sari Lingkungan Kelan Abian.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung, I Ketut Murdika menegaskan, pihaknya akan menangani hal tersebut hingga tuntas. Namun melihat tingkat kesulitan dan risikonya, maka digandenglah rekanan untuk melakukannya.
“Itu sudah dikerjakan secara berhati-hati. Sekarang tinggal batangnya saja. Bagian dahan dan ranting itu sudah dipotong,” ungkapnya dikonfirmasi, Minggu (8/1/2023).
Warga terdampak, dipastikan sudah diberi penjelasan sehingga memaklumi hal tersebut. Apalagi itu guna meminimalisir dampak yang lebih parah.
“Jadi itu dikerjakan orang yang memang ahli. Ada tekniknya untuk melakukan itu, agar tidak malah menyebabkan kerusakan yang lebih parah,” sambungnya sembari mengatakan bahwa TRC BPBD Badung adalah tim yang cenderung mendahulukan kejadian bersifat emergency.
Dijelaskan dia, menangani pohon besar menimpa bangunan, tidaklah sama dengan menangani pohon besar yang tumbang di lahan kosong. Karena harus ada hal lain yang dipikirkan, seperti menyelamatkan bangunan tersisa.
“Dua pohon ini tidak bisa serta merta kita eksekusi tanpa perhitungan. Jadi memang membutuhkan waktu,” tambahnya.
Dia mengatakan, seiring dengan penanganan tersebut, juga dilakukan proses pengajuan stimulus bencana oleh para pemilik bangunan yang menjadi korban.
Sekilas mengutip laporan BPBD Badung, untuk pohon besar yang tumbang di Jalan Raya Kuta Lingkungan Abianbase, terjadi sekitar pukul 15.00 Wita.
Pohon bunut berdiameter 1 meter itu menimpa satu bangunan bengkel, dapur, dan palinggih. Kerugian ditimbulkan diperkirakan mencapai angka kurang lebih senilai Rp50 Juta.
Sementara untuk peristiwa pohon tumbang di Jalan Taman Sari Lingkungan Kelan Abian, terjadi satu jam setelahnya, yakni pada pukul 16.00 Wita.
Pohon kepuh berdiameter 1,5 meter tersebut tumbang dan menimbulkan kerusakan parah pada tiga bangunan rumah warga serta Pura. Diperkirakan, kerugian yang ditimbulkan mencapai angka sekitar Rp100 juta. (adi/jon)








