
KLUNGKUNG- Kue dodol nangka buatan perajin kue dodol di Desa Besan,Kecamatan Dawan menjadi kue pavorit saat Galungan. Bentuknya yang kecil munggil dan memiliki rasa gurih dan manis, sangat pas mengisi kelengkapan banten Galungan.
Selain itu, harganya juga cukup terjangkau tidak terlalu menguras isi kantong, Rp 800 per biji. Untuk Galungan tahun ini yang jatuh pada Rabu (4/1/2023), perajin dodol kelimpungan menerima pesanan dodol nangka.
Pasalnya, serangkaian Galungan, perajin banjir pesanan dodol nangka, tapi buah nangka justru menghilang.
“Memang dodol nangka menjadi pavorit, setiap Galungan yang paling dicari adalah dodol nangka. Tapi kendalanya, kesulitan mendapatkan buah nangka. Kalau pun dapat beli buah nangka, tidak lebih dari dua buah,” ungkap perajin dodol Ni Nengah Yuliati, Minggu (1/1/2023).
Biasanya dirinya mendatangkan buah nangka dari Karangasem dan sebagian membeli di pasar tradisional. Kata Yuliati, pasokan buah nangka dari Karangasem sama sekali tidak ada. Di pasar tradisional pun Yuliati mengaku kesulitan mendapatkan buah nangka.
“Setiap hari raya order dodol nangka pasti meningkat. Demikian pula setiap harinya, kiriman ke pasar oleh-oleh yang paling diminati dodol nangka. Tapi sekarang sudah lama tidak ada nangka. Sebagai penggantinya, saya buat dodol pisang,” kata Yuliati.
Biasanya Yuliati dalam sehari bisa menghabiskan 29 buah nangka, bisa menghasilkan dodol sampai 1.000 biji lebih. Dodol pisang kata dia, memang mulai diminati tapi tidak seramai pesanan dodol nangka. Yuliati yang membuat dodol bersama suaminya Nyoman Suwela memproduksi dodol pisang sejak sekitar 6 bulan lalu.
Selain dodol pisang, ia juga membuat dodol salak. Untuk salak,sejauh ini Yuliati masih bisa mendapatkan pasokan dari Karangasem.
Serangkaian Galungan ini, setiap minggunya Yuliati menerima pesanan dari Denpasar sebanyak 6.000 biji dodol. Dalam seminggu ada dua kali pengiriman, masing-masing pengiriman sebanyak 3.000 biji dodol. Jika hari biasa, ia biasanya menerima pesanan setiap minggunya, 2.000 biji hingga 3.000 biji. Belum lagi pesanan lokal, mencapai 1.000 lebih. (yan)






