
Gede Dana Sebut Pemimpin Visioner dan Berhasil Wujudkan Pemerataan Pembangunan di Bali
KARANGASEM – Dukungan Wayan Koster dua periode menjadi Gubernur Bali bergema kian kencang. Seakan tidak mau kalah dengan DPC PDI Perjuangan Gianyar, Badung dan Tabanan, Moncong Putih di Gumi Tanah Aron satu suara, dan gas full menyatakan dukungan kepada pria kelahiran Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng, itu untuk kembali memimpin Bali.
Terhadap dukungannya itu, Moncong Putih Tanah Aron sudah mendeklarasikannya dalam rapat internal pengurus DPC PDI Perjuangan Karangasem yang dipimpin langsung Ketua DPC I Gde Dana, Rabu (21/12/2022).
Ditemui usai memimpin rapat, Gede Dana yang juga Bupati Karangasem, itu mengatakan, dukungan kepada Wayan Koster untuk maju pada Pilgub Bali 2024, berawal dari usulan pengurus di tingkat ranting dan PAC. Dari usulan arus bawah tersebut, dalam rapat kemarin muncul satu suara menyatakan dukungan kepada mantan anggota DPR RI itu, untuk kembali memimpin Bali selama lima tahun kedepan.
Gede Dana menegaskan, keberhasilan Koster mewujudkan pemerataan pembangunan di Bali selama 5 tahun terakhir, membuat pihaknya secara bulat mengusung Wayan Koster untuk kembali memimpin Bali.
“Menjelang satu periode kepemimpinannya menjadi Gubernur Bali, Pak Koster terbukti sudah berhasil membangun Bali. Visi Misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang dijalankan dalam pembangunan Bali sangat jelas dan terukur. Ini dibuktikan pemerataan pembangunan berskala besar di Bali selama lima tahun terakhir,” ucap Gede Dana.
Koster, kata Gede Dana sangat layak memimpin Bali untuk periode berikutnya. Pasalnya selama kepemimpinannya, Bali mengalami lompatan pembangunan yang begitu besar dan sudah sangat dirasakan seluruh elemen masyarakat Bali.
“Atas dasar ini, kami mulai dari pengurus ranting, PAC dan jajaran pengurus DPC, sangat solid mendukung Pak Koster menjadi Gubernur Bali dua periode. Banyak kebijakan dan prestasi yang beliau dicapai dalam membangun Bali termasuk mendukung pembangunan yang ada di Karangasem,” ungkap Gede Dana.
Politisi asal Desa Datah, Kecamatan Abang ini, menilai selama kepemimpinan menjadi Gubernur Bali, Koster sudah berhasil membawa perubahan pembangunan di Bali kearah yang lebih baik, khususnya perubahan pembangunan dibidang infrastruktur.
Penataan Kawasan Pura Agung Besakih dan Pusat Kebudayaan Klungkung, Pelabuhan segitiga emas, shortcut dan jalan tol, kata Gede Dana, membuktikan Koster berlaku adil dalam mewujudkan infrastruktur di Bali.
Tak sebatas mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur, Koster juga dinilai sangat serius dan berkomitmen dalam membangun adat budaya dan seni seni tradisi. Ini dibuktikannya dengan terbentuknya Perda 4 tentang Adat. Keseriusannya dalam mempertahankan nilai-nilai tradisi dan memajukan produk lokal Bali.
“Beliau pemimpin yang sangat visioner dan memiliki jaringan tingkat nasional yang sangat bagus. Selain serius membangujn adat budaya dan seni tradisi, Pak Koster juga sangat gigih dalam memajukan produk-produk lokal Bali, salah satunya arak Bali yang sudah mendunia,” pungkas Gede Dana. (wat)








