
TABANAN – HUT ke-529 Kota Tabanan yang mengambil Tema ” Jayaning Singasana”. Tema ini tentu mengingatkan para tokoh masyarakat Tabanan akan masa kejayaan Kabupaten Tabanan dimasa lalu. Sebab, diera orde baru Bali pernah surplus beras salah satunya dikarenakan Tabanan mampu memproduksi beras berlimpah sehingga Tabanan dikenal sebagai lumbung padi atau lumbung beras di Bali.
Kejayaan dimasa lalu kabupaten Tabanan harus mampu dikembalikan oleh Pemimpin Tabanan saat ini guna mewujudkan kesejahteraan masyatakat Tabanan yang gemah ripah lohjinawi.
“Mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tabanan jangan hanya di moto saja, tetapi bagaimana masyarakat Tabanan bisa menikmati kemajuan kabupaten Tabanan dan terwujudnya kesejahteraan masyarakat, murah sandang dan murah pangan,”ujar Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Tabanan Anak Agung Ngurah Gede Puja Utama di Sekretariat DPD Hanura Bali beberapa waktu lalu.
Menurutnya Kabupaten Tabanan memiliki potensi alam yang luarbiasa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya. Tabanan memiliki gunung, danau dan laut yang sebagian sudah dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata dan potensi lainnya masih bisa dikembangkan sebagai obyek wisata. Pun demikian dengan tanah persawahan, perkebunan yang subur bisa dikembangkan dan diolah untuk kesejahteraan rakyat.
Tokoh Puri Kerambitan Tabanan ini meminta, kekayaan alam yang dimiliki kabupaten Tabanan harus diolah dan harus ada campur tangan pemerintah. Disinilah sejatinya peran pemerintah agar potensi alam yang subur ini mampu diklola dan bisa memberi dampak besar terhadap perekonomian dan kemajuanmasyarakat Tabanan.
“Jangan biarkan masyarakatnya jalan sendiri-sendiri, harus ada campur tangan pemerintah,”pintanya.
Politisi Hanura Tabanan ini mencontohkan kejayaan masa lalu ketika era Orde Baru, Presiden Soeharto pernah berkunjung ke Desa Rejasa Tabanan. Produksi beras berlimpah dan Tabanan dijadikan lumbung beras dan itulah kebanggaan sebagai masyarakat Tabanan. Namun saat ini, terus terjadi penurunan dan moto sebagai lumbung pangan sudah tidak ada lagi, semuanya sudah terkikis.
Dalam kesempatan tersebut tokoh Puri Kerambitan Tabanan ini berharap pemimpin Tabanan saat ini bisa mengembalikan kejayaan yang pernah dimiliki Kabupaten Tabanan di masa lalu baik dibidang pertanian maupun di bidang pariwisata. Pun demikian dengan bidang pelayanan kesehatan masyarakat.
Dibidang pariwisata, jalan-jalan yang rusak harus segera diperbaiki termasuk daerah tujuan wisata ditata dengan baik dan jangan semrawut sehingga terlihat penataan yang apik dan asri.
“Dulu kami bangga, banyak wisatawan yang datang melihat obyek wisaya puri di Kerambitan Tabanan dan disugguhkan pementasan budaya serta makanan tradisional Bali. Kebanggan itu sekarang sudah tidak ada, karena jalan sempit bus-bus wisata tidak bisa lewat,”keluhnya.
Dibidang pelayanan kesehatan, Anak Agung Ngurah Puja Utama ini berharap, pemerintah Tabanan bisa membangun puskesmas rawat inap. Terutama pada wilayah Tabanan barat. Sebab, saat ini pelayanan kesehatan numpleknya di Tabanan kota.
“Masyarakat perlu pemerataan pembangunan dan pelayanan terutama pelayanan kesehatan. Kami minta supaya ada pelayanan puskesmas rawat inap di Tabanan barat,”pungkasnya. (arn/jon)








