
TABANAN – Setelah sebelumnya ada dua orang nyaris jadi korban, seorang pemotor perempuan yang belum diketahui identitasnya diduga terseret arus saat menyeberangi jembatan darurat Yeh Ho yang menghubungkan Desa Tibubiu, Kerambitan dengan Desa Beraban, Selemadeg Timur, Jumat (7/10/2022) malam. Sampai , Sabtu (8/10/2022) siang belum ditemukan.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. Sebelum kejadian, saksi I Ketut Sudiana (37) asal Banjar Jakatebel, Tangguntiti, Selemadeg timur ditelfon anaknya untuk mengecek air di jembatan darurat Yeh Ho apakah air naik ke jembatan, karena dia mau pulang.
Saksi bergegas ke lokasi. Sekitar pukul 20.00 Wita, saksi tiba di lokasi dan melihat air tinggi di jembatan. Saat itulah saksi melihat seorang perempuan menyeberang menaiki sepeda motor warna putih. Saksi melihat dari jarak sekitar 10 meter.
Saat saksi mendekat, tiba-tiba korban terseret arus. Saksi berteriak agar korban melepaskan motornya. Namun naas, korban ikut terseret arus deras bersama motornya.
Kapolsek Kerambitan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut
“Ya benar, ada saksi melihat pemotor perempuan terseret arus sungai saat menyeberang di jembatan tadi malam,” ungkapnya ketika dikonfirmasi, Sabtu (8/10/2022).
Terkait identitas korban, AKP Sri Subakti mengaku belum mengetahui. Namun pihaknya mendapat informasi ada anak warga dari Tangguntiti pulang namun belum sampai di rumah mengendarai sepeda motor vario techno warna putih.
“Kami belum berani memastikan apakah yang terseret itu orang yang dimaksud. Petugas dan warga masih melakukan pencarian. Korban belum ditemukan,” ungkapnya.
Sementara itu, dua motor milik korban yang selamat saat terseret arus beberapa waktu lalu di lokasi yang sama, sudah ditemukan di waktu yang berbeda.(jon)








