
TABANAN – Sungguh miris melihat kondisi Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tabanan. Gedung tua ini terancam ambruk. Pasalnya pondasi bangunan mengalami kerusakan. Ditambah gempa kemarin memperparah kondisi gedung tersebut. Untungnya, gedung tersebut ada ring di bagian atas, sehingga masih bisa berdiri.
Kerusakan pondasi itu berada di belakang bangunan yang berdekatan dengan kamar mandi. Pondasi bangunan tampak sudah mengalami keretakan, hancur dan berlubang. Kerusakan juga terlihat pada plapon bangunan yang jebol. Akibatnya pegawai was-was saat bekerja di dalam gedung. Bahkan ada usulan mereka kembali kerja dari rumah atau work from home (WFH) sampai gedung diperbaiki.
Kepala Kesbangpol Tabanan I Wayan Sarba ketika dikonfirmasi, mengaku pondasi bangunan itu sudah lama rusak dan memang butuh perbaikan segera.
“Kami sudah lapor kok kepimpinan dan Sekda Tabanan agar mendapat penanganan,” ujar Sarba ditemui di kantornya, Selasa (23/8/2022).
Sarba mengatakan kondisi kantor Kesbangpol usai sudah puluhan tahun dan butuhkan perbaikan total. Bangunan ini sama usianya dengan bangunan gedung dinas koperasi dan UMKM Tabanan yang juga mengalami kerusakan. Selain pondasi bangunan rusak juga plapon hingga atap bangunan yang rusak.
“Saat gempa 5,8 skala ricter, semua takut pegawai berhamburan keluar ruangan, padahal gempa kecil, takut roboh, karena pondasi yang rusak itu. Sekarang kami was-was kerja,” ungkapnya.
Mengenai proses perbaikan kantor ini pihaknya belum mengetahui. Pasalnya kondisi keuangan daerah masih minim saat ini. Pihaknya hanya mengusulkan perbaikan dengan segera dan tidak sampai roboh.
“Yang jelas kami sudah lapor, namun ada rencana kantor kami dipindahkan sementara ke bekas kantor Bank Dagang Bali yang berada di Jalan Gajah Mada Tabanan, sampai gedung ini diperbaiki,” ucapnya.
Sementara itu dari data yang ada di Pemkab Tabanan, sejatinya ada sejumlah kantor lainnya yang juga kondisinya sama harus butuh perbaikan. Menurut Asisten II Bidang Ekonomi Setda Tabanan I Wayan Kotio, tercatat ada sekitar 8 gedung yang kondisi tua di Tabanan dan berpotensi alami kerusakan. Seperti gedung Kantor BPBD Tabanan, Kantor Dinas Ketenagakerjaan, Dinas DPMD, Dinas Koperasi, DLH, Dinas PU, Damkar Tabanan termasuk pula kantor LPSE yang sudah ambruk dan bangunan ruang rapat bawah.
“Sejumlah bangunan itu sesuai data aset. Ternyata bangunan kantor-kantor tersebut usianya sudah 40 tahun dibangun sejak tahun 1984 dan sama sekali belum dilakukan rehab kembali,” ucap Kotio.(jon)








