
TABANAN – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Tabanan sejak Senin (11/7) hingga Selasa (12/7) pagi menyebabkan banyak terjadi pohon tumbang dan tanah longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Tabanan, dilaporkan terjadi pohon tumbang di tiga lokasi. Pertama terjadi di jalan umum Tabanan-Penebel tepatnya di Desa Wanasari. Sebuah pohon tua dan lapuk tumbang keraha jalan sehingga menutup akses menuju atau dari Tabanan. Pohon tersebut diketahui tumbang sekitar pukul 07.30 Wita.
Pada jam yang sama juga terjadi pohon jati tumbang di perumahan Taman Beji Beda, Bongan, Tabanan. Pohon jati tersebut menimpa tembok penyengker rumah warga setempat. Terakhir sebuah pohon boni di wilayah Desa Buahan, Tabanan tumbang menutup akses jalan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 Wita.
Semua kejadian pohon tumbang tersebut sudah berhasil ditangani tim reaksi cepat BPBD Tabanan dalam waktu singkat.
Selain pohon tumbang, juga dilaporkan ada dua laporan kejadian tanah longsor. Pertama terjadi di Banjar pangkung Nyuling menuju Banjar Tapesan Abiantuwung, Kediri ke arah Mengwi. Tanah longsor menutup akses jalan terjadi sekitar pukul 08.00 Wita. Longsor juga terjadi di Banjar Delod Ceking, desa Lumbung kauh yang menutup akses jalan. Longsor terjadi sekitar pukul 11.00 Wita.

Kalaksa BPBD Tabanan I Nyoman Sriandha Giri membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, pihaknya langsung menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) begitu mendapat laporan ada pohon tumbang maupun longsor.
“Semuanya sudah bisa ditangani dengan baik dan tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka,” tandasnya.
Pihaknya mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan tidak berteduh dibawah pohon, karena sangat rawan tumbang saat hujan deras disertai angin kencang. Pihaknya juga meminta agar masyarakat segera melapor ketika terjadi bencana alam baik pohon tumbang maupun tanah longsor atau yang lainnya.
Selain itu juga dilaporkan terjadi longsor senderan setra adat Marga. Senderan yang longsor dengan panjang 20 meter dan tinggi 10 meter. Longsor terjadi sekitar pukul 11.00 Wita diduga akibat derasnya hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Kerugian akibat kejadian tersebut sekitar Rp 40 Juta. (jon)








