
BULELENG – Upaya sinergis mendukung percepatan pembangunan Kampung Reformasi Agraria (KRA) Desa Sumberklampok Kecamatan Gerokgak dilakukan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Buleleng.
Selain mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) KRA Sumberklampok, implementasi dari 21 program pemberdayaan lintas kementerian juga digelar pelatihan pengelolaan BUMDes.
“Pelatihan selama tiga hari diikuti pengelola BUMDes Kampung Reformasi Agraria Desa Sumberklampok dan pengelola BUMDes Pejarakan, Pemuteran, Sanggalangit dan Desa Patas Kecamatan Gerokgak,” ungkap Kepala DPMD Kabupaten Buleleng, Nyoman Agus Jaya Sumpena, Jumat (24/6/2022).
Mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng ini menandaskan, upaya peningkatan kapasitas pengelola BUMDes ini diharapkan dapat lebih memaksimalkan pelaksanaan tata kelola BUMDes sebagai sebuah lembaga perekonomian yang mampu mensejahterakan masyarakat.
“Keberadaan BUMDes yang dikelola secara baik dan profesional oleh pengelola berkompetensi diharapkan mampu menjadi pengggerak perekonomian, menampung sekaligus mengelola dan memasarkan hasil pertanian, perkebunan, perikanan serta produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai bagian dari integrasi 21 program kegiatan pemberdayaan lintas kementerian pada KRA Desa Sumberklampok,” terangnya.
Jaya Sumpena menambahkan DPMD juga melaksanakan program pendampingan dan mengajak para prebekel melaksanakan monitoring dan evaluasi untuk mewujudkan BUMDes Sehat Bermanfaat demi terwujudnya ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. (kar/jon)








