
MANGUPURA – Pelaksanaan pemilu serentak termasuk Pilkada Badung yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang dibawah bayang-bayang pandemi covid-19. Meski demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung memasang target partisipasi pemilih cukup tinggi yaitu 80 persen.
Meyakinkan pemilih untuk bersedia datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), ditengah pandemi covid-19 menjadi tantangan bagi KPU Badung. Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta, Kamis (23/7/2020) mengungkapkan, optimis mencapai target 80 persen partisipasi pemilih. Pihaknya telah merancang skenario pencoblosan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Misalnya, akan dilakukan pengukuran suhu tubuh. Kemudian, bagi pemilih yang suhunya tinggi disiapkan bilik khusus. “Bilamana ditemukan pemilih yang suhunya 38 derajat celsius atau lebih, maka dia akan melakukan pencoblosan di bilik sura di luar TPS” katanya. Tiap pemilih akan mendapat sarung tangan, sehingga tidak langsung bersentuhan dengan alat pencoblos.
Sementara itu, saat ini pihaknya melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) tengah melakukan pencocokan dan penelitian (coklit). Hingga Kamis (23/7) dari 402.995 Daftar Pemilih Sementara yang ada di Badung, sekitar 38 ribu sudah di-coklit. (lit)








