
DENPASAR – Berdasarkan pertimbangan baik teknis maupun non teknis, venue cabang olahraga (cabor) panahan yang sebelumnya diproyeksikan digeber di kabupaten Jembrana, akhirnya dipindahkan ke Kota Denpasar. Sementara untuk Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan yang dilangsungkan di Lapangan Pratu IGN Jania Sading, Sempidi sudah masuk tahap perebutan medali di level junior dan senior.
Seperti diutarakan Sekretaris Umum Pengprov Perpani Bali Infithar Fajar Putra, pertimbangan perpindahan itu karena SDM panahan lebih banyak di Denpasar dan Badung yang jarak kedua daerah itu berdekatan. Selain itu juga karena Kota Denpasar merupakan Kota di tengah-tengah pulau Bali.
“Perpindahan itu sudah pasti dan sudah kami laporkan ke KONI Bali dan setuju. Kabupaten Jembrana juga setuju karena mereka paham jika perpindahan venue itu sendiri juga merupakan hal positif. Apalagi dari sisi anggaran tim panahan Kabupaten lain akan lebih ringan ke Denpasar,” tutur Fajar Putra, di tengah-tengah Kejurprov Panahan di Sading, Rabu (15/6/2022).
Sementara itu, hasil Kejurprov Panahan sendiri dijelaskannya, untuk kategori junior dan senior pada hari tersebut sudah ada perebutan dan perolehan medali. Di nomor Recurve putra, medali emas diraih Agus Yudistiawan dari Perpani Denpasar, perak disabet Gusti Fazli Kertinegoro (Denpasar) dan perunggu menjadi milik Wawan Suryono Pratama (Tabanan).
“Sedangkan untuk putri emas diraih Bucika Dinda Zahrevi Rahardjo (Denpasar), Gusti Ayu Yuniastari (Denpasar) dan perunggu diraih Agung Ayu Wula Permana Dewi (Denpasar). Kategori Compound putra medali emas menjadi milik Kadek Dian Vanagosi (Badung), perak diraih Gde Krisnanda Putra Kusuma (Badung) dan perunggu disabet IGN Ngurah Raditya PrakshaWijaya (Denpasar) Pada bagian putri, emas dibawa pulang Dewa Ayu Aryantika Anggraeni (Badung), perak diraih Kadek Hita GyanadaRasputri (Denpasar) dan perak dibawa pulang Putu Werdiasih (Buleleng),” tutup Fajar Putra yang juga Ketua Panpel Kejurprov tersebut. (ari/jon)








