
DENPASAR – Porprov Bali XV yang bakal digelar pada 20 – 27 November 2022 dipastikan bakal diikuti 41 cabang olahraga (cabor) dengan mempertandingkan total 523 nomor. Kepastian itu muncul dari KONI Bali. Semua nomor tersebut dipertandingkan dengan dasar-dasar yang sudah menjadi kriteria utama dan sudah dipertandingkan di even level lokal maupun nasional, serta menjadi acuan.
Seperti diutarakan Ketua Umum KONI Bali IGN Oka Darmawan yang secara gamblang memaparkan semua itu. Dengan demikian sudah jelas apa yang menjadi proses dan tahapan dari Porprov Bali 2022 yang dilangsungkan secara gotong royong di kabupaten maupun kota seluruh Bali.
“Sampai sekarang ini memang masih 41 cabor 523 nomor yang dipertandingkan. Semua nomor tersebut mengacu atau berdasarkan pernah dipertandingkan pada Porprov Bali XIV di Tabanan tahun 2019 lalu, serta dipertandingkan pada PON XX/2020 yang dilangsungkan di Papua pada tahun 2021,” ungkap Oka Darmawan di Denpasar, Senin (6/6/2022).
Disebutkan mantan Wakil Ketua I dan Sekretaris Umum KONI Bali pada dua periode kepengurusan KONI Bali sebelumnya itu, dipertandingkan di Porprov Bali dan PON Papua merupakan prinsip dasar atau utama sebagai acuan.
“Kalaupun ada perubahan nomor itupun harus sudah disetujui pengurus cabang olahraga maupun di KONI pusat. Jadi kami bukan yang membuat-buat sendiri meskipun sifatnya ada unsur pembinaan pada Porprov Bali. Utamanya disini yakni prestasi,” tegas Oka Darmawan.
Tak hanya itu saja lanjutnya, nomor-nomor yang dipertandingkan itu semuanya juga sudah diatur dalam peraturan Porprov yang sudah ada. Sekarang ini KONI provinsi Bali sebagai pelaksana dengan tuan rumah bersama-sama.
“Jadi kami kuatkan bagaimana manajemen mekanisme kerja antara panitia induk dalam hal ini dari Pemprov Bali dan panitia pelaksana yakni KONI Bali dan ada juga istilahnya manajer area yang mempunyai tugas khusus yakni menyiapkan venuenya memberikan dekorasi dan spanduk-spanduk, kebersihan dan keamanan dan lainnya ditunjuk KONI,” tutup Oka Darmawan. (ari/jon)








