
TABANAN – Setelah cukup lama tidak ditemukan kasus anjing positif rabies yang menggigit warga, Jumat (6/5/2022), sebanyak tujuh warga jalan Pulau Nias, Pesiapan, Dauh Pala, Dauh Peken, Tabanan digigit anjing yang ternyata positif rabies.
Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Nyoman Budana ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasus gigitan anjing galak yang positif rabies. Warga yang digigit yakni warga di Jalan Pulau Nias Gang 8 Pesiapan, Dauh Pala, Dauh Peken, Tabanan Jumat lalu.
“Anjing itu anjing liar tinggal di semak-semak lahan kosong, dan menggigit warga yang ada di sekitarnya,” ungkap Budana, Minggu (8/5/2022).
Dikatakan, warga yang digigit anjing tersebut sudah ditangani Puskesmas II Tabanan. Sementara tiga anjing yang menggigit dan dua lainnya sudah dieliminasi dan setelah dicek, satu dinyatakan positif rabies.
“Hasil lab menyatakan satu anjing positif rabies, makanya seluruh warga yang digigit sudah ditangani petugas Puskesmas II Tabanan. Besok (Hari ini) tim akan turun ke lokasi untuk melakukan penelusuran lagi termasuk melakukan vaksinasi anjing yang ada di wilayah tersebut,” tandasnya.
Kabid PKH Dinas Pertanian Tabanan Gede Eka Parta Ariana menambahkan, setelah mendapatkan laporan dari warga, Kamis (5/5/2022) malam, tim dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) II Tabanan turun ke lokasi. Petugas menangkap dan mengeliminasi tiga anjing tersebut dan otaknya diambil sebagai sampel di bawa ke Balai Besar Veteriner (BBVET) Denpasar untuk diteliti.
“Hasilnya, satu anjing yang menggigit tujuh warga di Jalan Nias Gang 8, Dauh Pala, Tabanan positif rabies,” ungkapnya.
Pihaknya kini masih melakukan tracking dan tracing anjing yang mungkin melakukan kontak dengan anjing yang positif rabies tersebut.
“Tindakan yang kami lakukan, koordinasi dengan Kawil Dauh Pala dan Perbekel Dauh Peken untuk nantinya kami melakukan penyisiran lagi anjing yang belum divaksin. Rencananya besok kami turun,” pungkasnya. (jon)








