
KUTSEL – Program Ngabuburit Vaksin telah dua kali terlaksana di wilayah Kecamatan Kuta Selatan. Hasilnya mencengangkan, pesertanya mencapai angka 400-an orang di tiap kali pelaksanaan.
Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta mengungkapkan, Ngabuburit Vaksin adalah program Binda Bali atas kerja sama dengan UPT Puskesmas Kuta Selatan. Dari pengalaman dua kali pelaksanaannya di masjid Al Fatah Lingkungan Taman Griya Jimbaran, yakni pada hari Kamis (7/4/2022) dan Jumat (8/4/2022), kegiatan dimulai pukul 19.00 WITA sampai 23.30 WITA.
“Rata-rata yang mendominasi vaksinasi adalah mereka yang belum melakukan vaksin booster,” sebutnya Selasa (12/4/2022).
Program tersebut, sambung dia, sesungguhnya dilaksanakan atas masukan dari hasil koordinasi di lapangan. Mengingat pula vaksin booster merupakan syarat meringankan bagi yang hendak melakukan perjalanan dalam negeri.
Lanjut dia, Ngabuburit Vaksin bisa pula disebut sebagai langkah penyisiran bagi warga yang belum menjalani vaksinasi. Walau sebelumnya vaksinasi sudah giat dilaksanakan, termasuk melalui gelaran berkala di Kantor Lurah Benoa.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr Nyoman Gunarta mengakui, program Ngabuburit Vaksin memang terbilang cukup diminati. Utamanya oleh pendatang, khususnya umat muslim.
“Animonya memang cukup banyak. Mungkin momennya dirasa tepat, karena ini dilakukan menjelang buka puasa,” sebutnya.
Diakui dia, program tersebut memang sengaja dicetuskan untuk menyiasati lesunya animo untuk menjalani vaksinasi booster. Apalagi pada saat ini, vaksinasi booster dipergunakan sebagai syarat memudahkan calon pemudik melakukan perjalanan.
“Kami akan lakukan evaluasi terlebih dahulu. Kalau memungkinkan ini (Ngabuburit Vaksin) dilanjut, bisa saja nanti kami lanjutkan dengan tim,” tambahnya. (adi/jon)








