
DENPASAR – Proyeksi KONI Denpasar nantinya bakal menurunkan para atlet yang berpotensi medali saja di Porprov Bali XV/2022 secara bergotong royong yang rencananya dihelat November, 2022 dinilai wajar oleh Pengkot Perpani Denpasar. Justeru hal itu harus dijadikan pelecut para pemanah putra dan putri Denpasar yang kini menghuni tim inti panahan Porprov Denpasar.
Hal itu diutarakan Ketua Umum Perpani Denpasar Nyoman Mardika.
“Kami akan selalu mengikuti apa yang menjadi saran KONI Denpasar. Jika yang dikirim hanya atlet yang potensi medali saja ke Porprov Bali 2022 saya rasa juga wajar-wajar saja karena situasi dan kondisinya seperti ini dan pastinya semua itu disesuaikan dengan anggaran KONI Denpasar. Kalau semua itu kami sangat paham. Intinya apa yang akan diterapkan KONI Denpasar, kami di panahan selalu menjalankan dengan semangat tinggi,” ujar Mardika ketika dihubungi, Minggu (10/4/2022).
Berangkat dari semua itu, dirinya minta kepada para pemanah porprov Denpasar agar terus berkompetisi dengan spotif dan penuh motivasi, saat melakoni TC Desentralisasi dengan latihan rutin yang sudah dijadwalkan Perpani Denpasar.
“Dengan semua itu arahnya nantinya akan membuat perkembangan kualitas teknik dan fisik para pemanah Porprov Denpasar terus meningkat. Jadi meski itu latihan harus dianggap seperti saat bertanding di Porprov atau kejuaraan panahan. Sehingga keseriusan dan konsentrasi akan terus terjaga demi hasil terbaik di Porprov Bali 2022 nantinya,” tambah pria yang berprofesi sebagai dosen itu.
Mardika juga berharap tim monitoring dan evaluasi (monev) dari KONI Denpasar benar-benar mencermati secara utuh perkembangan para atlet Porprov Denpasar termasuk para pemanah Denpasar, mulai dari tes fisik, latihan rutin sampai saat hendak bertanding mendatang. (ari/jon)








