
KARANGASEM—Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite mulai langka di Karangasem. Itu disebabkan naiknya harga pertamax sejak 1 April lalu.
Pantauan dilapangan Senin (4/4/2022), hampir semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kabupaten ujung timur Bali itu, mengalami kelangkaan petralite. Di SPBU, Kelurahan Subagan misalnya, ketersediaan pertalite maupun pertamax mengalami kekosongan.
Kosongnya BBM jenis pertralite dan pertamak di SPBU Subagan, sempat memunculkan tumpukan kendaraan. Dua jenis BBM itu sudah habis sejak pukul 09.00 Wita. Atas kondisi itu, banyak pengendara kembali putar balik untuk mencari SPBU yang lainnya.
Salah seorang petugas SPBU Subagan, mengungkapkan, pertalite di SPBU Subagan sudah habis sejak tiga hari belakangan. Dan sampai sekarang masih kosong. Tak hanya Pertalite saja yang mengalami kekosongan, ketersediaan pertamax juga telah habis.
“Sekarang keduanya kosong. Pertamax baru saja habis,” Imbuhnya.
Di SPBU Padangkerta, Kelurahan Padangkerta, juga mengalami kelangkaan yang sama. Ketersediaan pertalite mulai kosong sejak kemarin (Minggu Red).
“Pertalite kosong, hanya ada Pertamax saja. Sekarang Pertamax harganya Rp 12.500 per liternya,” ucapnya.
Ni Wayan Sari, penjual BBM eceran, mengaku kesulitan mendatkan pertalite di SPBU, pasca naiknya harga pertamax.
“Sementara waktu berhenti dulu jualan. Pertamax dan pertalite sulit didapatkan. Kalau situasinya sudah membaik, lapak BBM saya buka lagi,” pungkasnya. (wat/jon).








